Gaji CEO Maskapai Qantas Airways Tertinggi di Asia Pasifik

Kompas.com - 18/09/2017, 08:21 WIB
CEO Qantas, Alan Joyce. AFPCEO Qantas, Alan Joyce.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

SYDNEY, KOMPAS.com - CEO maskapai penerbangan Australia Qantas Airways Ltd Alan Joyce menikmati kenaikan gaji hingga hampir dua kali lipat dalam beberapa tahun finansial terakhir.

Kenaikan gaji ini diperoleh Joyce setelah dirinya berhasil membangkitkan kembali bisnis maskapai tersebut.

Mengutip Bloomberg, Senin (18/9/2017), Joyce pun dinobatkan sebagai CEO maskapai penerbangan dengan gaji tertinggi di Asia Pasifik.

Gaji dan kompensasi Joyce mencapai 24,6 juta dollar Australia atau 19,7 juta dollar AS dalam setahun hingga 30 Juni 2017 lalu. Angka tersebut setara sekitar Rp 262 miliar.

Setahun yang lalu, menurut laporan keuangan tahunan Qantas yang dirilis akhir pekan lalu, pendapatan Joyce mencapai 13 juta dollar Australia, sementara gaji pokoknya tak berubah, yakni 2,1 juta dollar Australia.

Di bawah kepemimpinan Joyce, Qantas mencatatkan rekor laba tahunan tertinggi kedua pada Agustus 2017. Qantas juga mengumumkan pembelian kembali saham atau buyback keempat dalam dua tahun.

Semua keberhasilan yang ditorehkan Joyce menandai keberhasilan program perbaikan bisnis yang dicanangkannya selama tiga tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa upaya yang dilakukan Joyce antara lain memangkas ribuan posisi pekerjaan dan memensiunkan pesawat-pesawat tua.

Selain itu, Joyce juga memangkas rute-rute yang tidak menguntungkan. Dengan demikian, kerugian bisa diatasi.

Joyce, 51 tahun, menjabat CEO Qantas sejak November 2008 silam. Selama menjabat, Joyce dihadapkan berbagai masalah, seperti gejolak harga minyak mentah dan persaingan dengan Virgin Australia Holdings Ltd.

Ia pertama kali mengumumkan rencana perbaikan bisnis Qantas pada Februari 2014, salah satu tujuannya adalah untuk menghemat sebanyak 2 miliar dollar Australia. Sejak saat itu, saham Qantas naik empat kali lipat.

Sepanjang tahun 2017 ini, saham Qantas telah menguat 75 persen. Saham maskapai tersebut mencapai rekor penguatan tertinggi pada 25 Agustus 2017 lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Bloomberg

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.