Sektor Infrastruktur Dorong Pembiayaan BRI Syariah

Kompas.com - 20/09/2017, 19:14 WIB
Direktur Utama BRI Syariah Moch Hadi Santoso, di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (17/11/2016)Estu Suryowati/KOMPAS.com Direktur Utama BRI Syariah Moch Hadi Santoso, di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (17/11/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank BRI Syariah meyakini kinerja keuangan perseroan pada tahun 2017 dapat tumbuh dengan baik. Salah satunya adalah pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang dapat memenuhi target.

Direktur Utama BRI Syariah M Hadi Santoso menuturkan, pembiayaan yang disalurkan perbankan untuk tahun ini sedikit mengalami perlambatan. Namun demikian, ia tetap optimistis penyaluran pembiayaan perseroan dapat mencapai target yang telah dipasang.

" Pembiayaan itu sekarang kurang lebih 87 persen, target kita Rp 22 triliun, sekarang baru Rp 18,7 triliun," kata Hadi di sela-sela ajang Indonesia Banking Expo (IBEX) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (20/9/2017).

Menurut Hadi, salah satu sektor yang menjadi pendorong pembiayaan adalah penyaluran di sektor infrastruktur yang mencapai sekitar Rp 600 miliar. Hadi menyatakan, ke depan BRI Syariah masih akan melakukan penyaluran kredit sindikasi di sektor infrastruktur.

"Nanti kami akan biayai lagi, kami sedang komunikasi dengan Jasa Marga, angka persisnya lupa, tapi (pembiayaan untuk) jalan tol. Sindikasi PLN juga ikut, tapi belum," ungkap Hadi.

Secara keseluruhan perbankan syariah, pertumbuhan pembiayaan baru mencapai 8 persen. Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga oleh BRI syariah juga melewati target yang dipasang perusahaan.

Laba diyakini juga akan tumbuh, namun Hadi enggan menjelaskan lebih rinci terkait perolehan laba perseroan.



EditorMuhammad Fajar Marta

Close Ads X