Menhub Tinjau Kesiapan Bandara Silangit Layani Rute Internasional

Kompas.com - 24/09/2017, 17:00 WIB
Pesawat jenis ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia berada di Bandara Silangit, Siborong-Borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (19/8/2016). Garuda Indonesia melayani penerbangan Bandara Kualanamu, Medan - Bandara Silangit, Siborong-Borong sekali setiap hari selama seminggu. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoPesawat jenis ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia berada di Bandara Silangit, Siborong-Borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (19/8/2016). Garuda Indonesia melayani penerbangan Bandara Kualanamu, Medan - Bandara Silangit, Siborong-Borong sekali setiap hari selama seminggu.
|
EditorAmir Sodikin

TAPANULI UTARA, KOMPAS.com - Menjelang peresmian Bandara Silangit menjadi bandara internasional pada 28 Oktober 2017 mendatang, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan tinjauan terkait kesiapan Bandara Silangit.

Menhub Budi Karya tiba di Bandara Silangit menggunakan pesawat kalibrasi milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dalam tinjauan tersebut Menhub langsung melihat perkembangan proyek perpanjangan dan pelebaran landasan pacu (runway) Bandara Silangit.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan, Bupati Toba Samosir Darwin Siagian, Bupati Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Direktur Bandar Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Bintang Hidayat.

Kemudian, Menhub juga meninjau kesiapan terminal kedatangan keberangkatan internasional, hingga terminal domestik yang telah digunakan.

Baca juga: Gelontorkan Rp 130 Miliar, AP II Kembangkan Bandara Silangit

Menurut Menhub, peningkatan status bandara domestik menjadi bandara internasional diperlukan beberapa syarat teknis yang wajib dipenuhi agar memiliki standar yang setara sebagai bandara yang melayani penerbangan antarnegara.

"Kami memang inginkan ini (Silangit) menjadi bandara internasional tetapi syarat-syarat teknis itu perlu dipenuhi," ujar Menhub Budi Karya saat peninjauan di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Minggu (24/9/2017).

Menurutnya, persyaratan tersebut seperti landasan pacu yang sesuai standar internasional, teminal keberangkatan dan kedatangan penumpang, hingga tersedianya layanan imigrasi, bea cukai dan karatina.

Sementara itu, untuk panjang dan lebar landasan pacu, saat ini Bandara Silangit sudah memiliki panjang landasan 2.650 meter dengan lebar 45 meter. Kemudian untuk kekuatan permukaan landasan sudah memiliki nilai 20 hingga 35 Pavement Classification Number (PCN).

"Tetapi untuk membuat semua pesawat jenis 737 bisa mendarat harus ditambah lagi overlay (pengerasan), saya sudah minta Angaksa Pura II untuk melaksanakan, dan sebelum tanggal 28 Oktober 2017 terselesaikan," jelasnya.

Hingga saat ini, sudah ada beberapa maskapai penerbangan yang telah melakukan penerbangan dari dan menuju bandara Silangit yakni maskapai Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Wings Air.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengembangkan 10 destinasi wisata yang menjadi prioritas, seperti Danau Toba (Sumatera Utara), Belitung (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jateng).

Kemudian, Gunung Bromo (Jatim), Mandalika Lombok (NTB), Pulau Komodo (NTT), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Politisi Gerindra di Balik Eksportir Benur, Menteri Edhy: Tidak Masalah, Saya Siap Dikritik

Ada Politisi Gerindra di Balik Eksportir Benur, Menteri Edhy: Tidak Masalah, Saya Siap Dikritik

Whats New
Pasarkan Produk Eucalyptus, Kementan Jajaki Kerja Sama dengan Jepang dan Rusia

Pasarkan Produk Eucalyptus, Kementan Jajaki Kerja Sama dengan Jepang dan Rusia

Whats New
Percepat Realisasi Anggaran Pemerintah di Semester II akan Dorong Ekonomi RI

Percepat Realisasi Anggaran Pemerintah di Semester II akan Dorong Ekonomi RI

Whats New
Kata Edhy Prabowo, Ini Sederet Manfaat Legalkan Alat Tangkap Cantrang

Kata Edhy Prabowo, Ini Sederet Manfaat Legalkan Alat Tangkap Cantrang

Whats New
Kadin Ramal Ekonomi Kuartal II Terkontraksi 6 Persen, Ini Penyebabnya

Kadin Ramal Ekonomi Kuartal II Terkontraksi 6 Persen, Ini Penyebabnya

Whats New
Tokopedia Laporkan Oknum yang Jual 91 Juta Data Pelanggannya ke Polisi

Tokopedia Laporkan Oknum yang Jual 91 Juta Data Pelanggannya ke Polisi

Whats New
 BCA Pertahankan Posisi Pertama untuk Indonesia’s Most Valuable Brand

BCA Pertahankan Posisi Pertama untuk Indonesia’s Most Valuable Brand

Whats New
Penumpang KRL Membeludak, PT KCI Minta Pengusaha Atur Jam Kerja Karyawannya

Penumpang KRL Membeludak, PT KCI Minta Pengusaha Atur Jam Kerja Karyawannya

Whats New
Perusahaan Asal Jepang Ini Bakal Terapkan WFH Secara Permanen

Perusahaan Asal Jepang Ini Bakal Terapkan WFH Secara Permanen

Work Smart
Inhaler dan Roll On Eucalyptus akan Dipasarkan Akhir Juli 2020

Inhaler dan Roll On Eucalyptus akan Dipasarkan Akhir Juli 2020

Whats New
Setelah Garuda dan Lion Air, Giliran Sriwijaya yang Kurangi Karyawan

Setelah Garuda dan Lion Air, Giliran Sriwijaya yang Kurangi Karyawan

Whats New
Social Bella Dapat Suntikan Dana 58 Juta Dollar AS

Social Bella Dapat Suntikan Dana 58 Juta Dollar AS

Rilis
Bukan Antivirus, Kalung Eucalyptus Kementan Dipasarkan Agustus 2020

Bukan Antivirus, Kalung Eucalyptus Kementan Dipasarkan Agustus 2020

Whats New
Menteri Edhy Soal Eksportir Benih Lobster: Siapa yang Mendaftar, Kami Terima...

Menteri Edhy Soal Eksportir Benih Lobster: Siapa yang Mendaftar, Kami Terima...

Whats New
Maskapai Air France Bakal PHK Lebih dari 7.500 Pegawai

Maskapai Air France Bakal PHK Lebih dari 7.500 Pegawai

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X