Kompas.com - 25/09/2017, 13:59 WIB
Suasana pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/6/2017). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/6/2017).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai semester II tahun 2017 ini, saham emiten perbankan dibanjiri sentimen positif. Diharapkan kondisi tersebut dapat mampu mendorong kinerja perbankan nasional.

"Setelah selama satu hingga dua tahun terakhir industri perbankan mengalami seretnya permintaan kredit, ditambah dengan meningkatnya rasio kredit bermasalah," kata Plt Kepal Riset dan Strategi Bahana Sekuritas Henry Wibowo dalam laporannya, Senin (25/9/2017).

Henry menerangkan, beberapa faktor yang menjadi pendorong bagi kinerja perbankan antara lain kenaikan harga komoditas yang konsisten. Ini membuat industri semakin yakin untuk melakukan ekspansi usaha pada tahun depan yang telah dimulai dari kuartal IV tahun ini.

Konsistensi kenaikan harga komoditas ini membuat pelaku usaha mampu membereskan kredit bermasalah di perbankan, sekaligus membutuhkan tambahan modal untuk ekspansi usaha ke depan. Sehingga, permintaan kredit diperkirakan akan meningkat pada semester II tahun ini. 

"Komitmen Presiden Joko Widodo untuk membenahi infrastruktur di seluruh Indonesia tentunya tak terlepas dari pembiayaan perbankan, terutama bagi bank-bank milik negara," ujar Henry.

Bahana meyakini sektor perbankan memiliki posisi yang lebih bagus dibanding sektor lainnya hingga 12 bulan ke depan. Perkiraan earning per share (EPS) bakal tumbuh 16 persen dibandingkan pertumbuhan pasar secara keseluruhan yang diperkirakan sekitar 12-14 persen.

Bahana merekomendasikan beli untuk saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan target harga Rp 8.125 per lembar saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

BMRI dipandang diuntungkan dengan penurunan pencadangan dan kredit untuk proyek infrastruktur. Bahana juga merekomendasikan beli untuk saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan target harga Rp 17.000 per lembar saham.

Dengan fokus pembiayaan di sektor UMKM, BBRI diprediksi masih akan membukukan marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) yang besar.

Selain itu, Bahana juga merekomendasikan beli untuk saham PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dengan target harga Rp 1.600 per lembar saham. Lainnya, rekomendasi beli dipasang untuk saham PT Bank Pan Indonesaia Tbk (PNBN) dengan target harga Rp 1.400 per lembar saham.

"Saham Bank Pan Indonesia yang berkode saham PNBN, juga layak dikoleksi dengan adanya rencana merger dan akuisisi serta rencana divestasi 39 persen saham ANZ Australia yang ada di Panin Bank," ujar Henry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

INKA: Uji Coba LRT Jabodebek Tunggu Hasil Investigasi KNKT

INKA: Uji Coba LRT Jabodebek Tunggu Hasil Investigasi KNKT

Whats New
Pengertian Capital Gain, Cara Menghitung, dan Bedanya dengan Dividen

Pengertian Capital Gain, Cara Menghitung, dan Bedanya dengan Dividen

Spend Smart
Catat, Ini 6 Kesalahan yang Dapat Merugikan Bisnis Online-mu di Instagram

Catat, Ini 6 Kesalahan yang Dapat Merugikan Bisnis Online-mu di Instagram

Smartpreneur
Sri Mulyani Idolakan Sang Bunda, Meski Punya Anak 10 Tapi Mampu Raih PhD

Sri Mulyani Idolakan Sang Bunda, Meski Punya Anak 10 Tapi Mampu Raih PhD

Whats New
Volume Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 5 Persen hingga September 2021

Volume Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 5 Persen hingga September 2021

Rilis
Dirut INKA: Ada Indikasi Human Error pada Kecelakaan LRT Jabodebek

Dirut INKA: Ada Indikasi Human Error pada Kecelakaan LRT Jabodebek

Whats New
Ini 22 Bank dengan Tarif Transfer Antarbank yang Turun Jadi Rp 2.500

Ini 22 Bank dengan Tarif Transfer Antarbank yang Turun Jadi Rp 2.500

Whats New
Dompet Digital Makin Diminati, Sudah Yakin dengan Keamanannya?

Dompet Digital Makin Diminati, Sudah Yakin dengan Keamanannya?

BrandzView
Punya Peran Menjaga Stabilitas Perekonomian Negara, Perempuan Pelaku UMKM Perlu Dukungan

Punya Peran Menjaga Stabilitas Perekonomian Negara, Perempuan Pelaku UMKM Perlu Dukungan

BrandzView
Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Whats New
Kemendag Catat 7.368 Pengaduan Konsumen di Sektor E-Commerce

Kemendag Catat 7.368 Pengaduan Konsumen di Sektor E-Commerce

Rilis
Apa Itu Delisting Saham dan Bagaimana Dampaknya ke Investor?

Apa Itu Delisting Saham dan Bagaimana Dampaknya ke Investor?

Spend Smart
Tes PCR Bakal Diterapkan di Semua Moda Transportasi, Jokowi Minta Harganya Turun Jadi Rp 300.000

Tes PCR Bakal Diterapkan di Semua Moda Transportasi, Jokowi Minta Harganya Turun Jadi Rp 300.000

Whats New
FAO Apresiasi Capaian Pembangunan Pertanian di Masa Covid-19

FAO Apresiasi Capaian Pembangunan Pertanian di Masa Covid-19

Rilis
LRT Jabodebek Tabrakan, Masinis Alami Luka Ringan

LRT Jabodebek Tabrakan, Masinis Alami Luka Ringan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.