Angkasa Pura II Minta Pemda Sediakan Transportasi Umum di Bandara Silangit

Kompas.com - 25/09/2017, 18:06 WIB
Bandara Silangit, yang berada di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Melalui bandara ini dapat dilakukan penerbangan langsung ke Danau Toba. Bambang Jatmiko/Kompas.com Bandara Silangit, yang berada di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Melalui bandara ini dapat dilakukan penerbangan langsung ke Danau Toba.

TAPANULI UTARA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, akses layanan transportasi umum dari dan menuju Bandara Silangit di Tapanuli Utara perlu dikembangkan bersama dengan pemerintah daerah setempat.

Menurutnya, kemudahan layanan transportasi umum dari dan menuju Bandara Silangit sangat penting guna memudahkan dan memberikan layanan kepada wisatawan domestik maupun turis internasional yang ingin menikmati wisata Danau Toba.

"Kami harus kerja sama dengan pemerintah daerah, nanti kan juga harus ada taksi, jadi kami minta peran pemerintah daerah yang lebih aktif," ujar Awaluddin saat berbincang dengan Kompas.com di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Senin (25/9/2017).

Menurutnya, jika jumlah wisawatan meningkat dan frekuensi penerbangan semakin padat, maka diperlukan layanan transportasi yang memadai. "Karena kalau nggak, nanti penumpang tambah banyak, penerbangan tambah banyak, konektivitas di daratnya susah itu akan repot," jelasnya.

Kemudian, lanjut Awaluddin, guna memudahkan wisatawan, pemerintah daerah juga perlu menyediakan pusat informasi yang diperuntukkan kepada wisatawan. Hal ini dilakukan agar wisawatan bisa mendapatkan informasi yang jelas terkait wisata Danau Toba, mulai dari wisata kuliner, wisata belanja, sejarah, wisata belanja, maupun informasi terkait transportasi, hingga akomodasi.

"Jadi mulai harus ada, misalnya pemerintah menyediakan tourist information centre, kami bisa bantu," paparnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, layanan bus Damri akan beroperasi pada Oktober 2017 mendatang. Hal ini bersamaan dengan dibukanya rute internasional di Bandara Silangit, Tapanuli Utara. Diharapkan, pengoperasian bus Damri itu akan semakin menggairahkan pariwisata Danau Toba.

"Nanti akan disediakan bus Damri, paling tidak dari sini (Silangit) sampai ke Parapat dengan waktu tempuh sekitar dua jam," ujar Menhub Budi Karya saat peninjauan di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Minggu (24/9/2017).

Menhub mengatakan, selain mempersiapkan Bandara Silangit sebagai bandara internasional, fasilitas dan layanan sisi darat juga akan ditingkatkan, salah satunya layanan akses transportasi dari dan menuju Bandara Silangit.



EditorMuhammad Fajar Marta

Close Ads X