Gubernur Kaltim: Industri Sawit Gantikan Kejayaan Migas dan Tambang

Kompas.com - 26/09/2017, 09:45 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Era kejayaan bisnis minyak bumi dan tambang menurun drastis. Giliran berikutnya, industri perkebunan kelapa sawit malah semakin bersinar.  

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak mengatakan, naiknya pamor industri sawit menjadi sesuatu yang tak bisa dihindari.

"Kegiatan minyak bumi dan tambang akan habis. Maka pilihan trasnformasi dengan dengan mengandalkan agroindustri. Salah satunya dengan mengembangkan perkebunan,” kata Awang, Senin (25/9/2017).

Sejauh ini luasan perkebunan sawit di Kaltim telah mencapai 3 juta hektar. Ke depan, jumlah luas tersebut akan terus bertambah tergantung ketersediaan lahan.

Sementara itu, Kepala Dewan Daerah Perubahan Iklim Kaltim, Deddy Ruhiyat menyatakan perkebunan menjadi andalan perekonomian Kaltim ke depan.

Daddy memastikan, perkebunan yang dikelola secara berkelanjutan akan berdampak baik bagi masyarakat dan daerah.

Akan tetapi, perkebunan disebut harus dikelola dengan baik serta mengendepankan pemberdayaan petani kecil. “Konkritnya, kami tetap proteksi yang berkarbon tinggi,” kata Daddy.

Pertemuan GCF ini juga menekan pentingnya memberi perhatian pada kelompok masyarakat adat dan komunitas lokal. Awang yang juga mengetuai Satgas Gubernur ini mengatakan, dalam praktek industri perkebunan di Kaltim, masyarakat adat sudah diakomodir dengan adil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.