RI dan Polandia Jajaki Kerja Sama Pengembangan Bis Listrik dan Modernisasi Alat Pelabuhan

Kompas.com - 26/09/2017, 13:43 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberikan keterangan pers di sela-sela pertemuan menteri transportasi Asia-Eropa, Selasa (26/9/2017) KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKOMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberikan keterangan pers di sela-sela pertemuan menteri transportasi Asia-Eropa, Selasa (26/9/2017)
EditorBambang Priyo Jatmiko

DENPASAR, KOMPAS.com - Indonesia dan Polandia menjajaki sejumlah peluang kerja sama di bidang transportasi. Salah satu yang dipelajari adalah pembuatan bis listrik di Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan rencana itu muncul setelah pihaknya bertemu dengan delegasi dari Polandia.

"Mereka (delegasi Polandia) mengusulkan beberapa inisiatif. Salah satunya adalah mengembangkan industri bis listrik. Ini adalah salah satu kompetensi yang dimiliki Polandia," kata Budi Karya, Selasa (26/9/2017).

Menurut Budi Karya, akan ada lokasi yang dipilih untuk pengembangan industri bis listrik. namun demikian, dia tak menyebutkan detail lokasi yang akan dipilih.

Selain pengembangan bis listrik, delegasi Polandia juga menawarkan kerja sama untuk memodernisasi alat-alat pelabuhan.

Budi Karya bertemu delegasi Polandia dalam rangka pertemuan menteri-menteri transportasi Asia-Eropa (ASEM-TMM) di Nusa Dua, Bali.

Dalam event ini, para delegasi dari negara-negara anggota ASEM akan berdiskusi mengenai peningkatan konektivitas dua kawasan.

ASEM-TMM dihadiri oleh 38 negara dari 51 Negara yang diundang. Selain itu 5 organisasi internasional juga turut hadir yakni ASEAN Secretariat, Asia-Europe Foundation, European Union, UNECE dan UNESCAP.

Adapun jumlah menteri transportasi dari negara-negara Asia-Eropa yang datang sebanyak 15 menteri serta total delegasi sebanyak 251 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.