Permudah TKI Bayar Iuran, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng CIMB Niaga

Kompas.com - 26/09/2017, 21:48 WIB
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto (kedua kiri) dan Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor Siahaan (kedua kanan) saat acara penandatangan kerja sama dengan CIMB Niaga di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (26/9/2017) KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTODirektur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto (kedua kiri) dan Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor Siahaan (kedua kanan) saat acara penandatangan kerja sama dengan CIMB Niaga di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (26/9/2017)
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggandeng PT Bank CIMB Niaga Tbk dalam melayani pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sektor formal di luar negeri.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto, mengatakan, besarnya jumlah TKI di luar negeri membuat BPJS Ketenagakerjaan perlu melakukan kerja sama maupun kemitraan dengan berbagai pihak dalam melindungi TKI. Agus mengatakan, saat ini ada 1,5 juta TKI yang bekerja di sektor formal di luar negeri.

"Perlindungan TKI dimulai sejak Agustus 2017. Dua bulan berjalan saat ini sudah 70.000 TKI yang terdaftar. Kalau potensi TKI yang formal ada 1,5 juta orang," ungkap Agus saat acara penandatangan kerja sama dengan CIMB Niaga di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Agus menjelaskan, kerja sama dengan CIMB Niaga dilakukan, karena jaringan bank tersebut sudah ada di beberapa negara dengan jumlah TKI signifikan.

(Baca: Gandeng BNI, BPJS Ketenagakerjaan Permudah TKI Bayar Iuran Jamsos)

"TKI bisa daftar di luar negeri secara elektronik, namun proses pembayarannya ada beberapa kendala, makanya kami jalin kerja sama dengan bank yang punya banyak cabang di negara penempatan," jelas Agus.

Menurut Agus, pengiriman uang dari TKI ke Indonesia sudah sangat mudah, hanya saja pihaknya butuh perbankan di luar negeri yang bisa menerima pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh TKI.

Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor Siahaan, mengatakan, kerja sama yang dijalan saat ini cukup strategis karena di wilayah ASEAN, CIMB Group memiliki banyak kantor cabang.

"Besar peluangnya. Kami di CIMB Group fokus di ASEAN, dengan Malaysia jadi negara penempatan TKI paling besar," papar Tigor.

Jaringan CIMB Group beroperasi di 9 dari 10 negara ASEAN. Dengan demikian diharapkan, para TKI di luar negeri akan semakin mudah dalam membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Travel Bubble' Indonesia-Singapura, Sandaiga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

"Travel Bubble" Indonesia-Singapura, Sandaiga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

Whats New
Kerap Dipandang Negatif, Apa Itu Outsourcing?

Kerap Dipandang Negatif, Apa Itu Outsourcing?

Work Smart
Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Earn Smart
Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Whats New
Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Whats New
Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Whats New
Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Whats New
Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Earn Smart
Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Whats New
Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Whats New
Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Whats New
KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

Whats New
Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Whats New
Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Whats New
Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.