Ikut Patungan, Foto Donatur Bakal Terpampang di Badan Pesawat R80 Habibie

Kompas.com - 28/09/2017, 22:07 WIB
Foto penggalanan dana untuk purwarupa pesawat rancangan Habibie, R80. Kitabisa.com/Regio Aviasi IndustriFoto penggalanan dana untuk purwarupa pesawat rancangan Habibie, R80.
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada penawaran menarik bagi masyarakat yang ingin menyumbang dana untuk pengembangan pesawat R80 rancangan presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie.

Perusahaan milik keluarga Habibie, PT Regio Aviasi Industri (RAI), tengah mencari pendanaan untuk pembuatan purwarupa (prototype) R80 yang diperkirakan mencapai Rp 200 miliar. Sedangkan untuk keseluruhan biaya pengembangan usaha mencapai 1,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 20 triliun.

PT Regio Aviasi Industri (RAI) telah menjalin kerja sama dengan situs penggalangan dana melalui internet atau crowdfunding yakni Kitabisa.com.

Publik bisa menyumbangkan donasi mulai dari Rp 100.000, dengan imbalan foto donatur akan ditampilkan di badan Pesawat R80. Adapun untuk donasi Rp 200.000, foto penyumbang dana akan ditampilkan di badan pesawat dan mendapatkan satu buah kaos ekslusif R80. 

Masyarakat yang menyumbangkan dana sebesar Rp 300.000, maka foto donatur akan ditampilkan di badan pesawat dan mendapatkan hoodie ekslusif R80.

Hanya dengan berdonasi Rp 100.000, foto donatur bisa nampang di badan pesawat purwarupa R80 rancangan Habibie. Kitabisa.com/Regio Aviasi Industri Hanya dengan berdonasi Rp 100.000, foto donatur bisa nampang di badan pesawat purwarupa R80 rancangan Habibie.
Sementara untuk jumlah yang lebih besar yakni donasi Rp 700.000, foto donatur akan ditampilkan di badan pesawat dan mendapatkan jaket bomber ekslusif R80. 

"Misi crowdfunding ini adalah memperkenalkan R80," ungkap Presiden Direktur RAI Agung Nugroho di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2017).

Berdasarkan data Kitabisa.com, untuk sementara sudah ada 1.592 donatur yang ikut memberikan donasinya dengan jumlah dana yang terkumpul mencapai Rp 465.911.035.

Jumlah tersebut masih akan bertambah seiring dengan dibukanya penggalangan dana selama 63 hari ke depan. 

Rencananya, prototype pesawat R80 akan diujiterbangkan pada tahun 2020 mendatang. Setelah melewati tahapan proses sertifikasi, R80 baru akan diproduksi secara massal pada tahun 2025 untuk melayani penerbangan jarak pendek-menengah. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X