Ribuan Engineer Terlibat Dalam Proyek Pesawat R80 Rancangan BJ Habibie

Kompas.com - 29/09/2017, 07:00 WIB
Miniatur Pesawat R80 rancangan BJ Habibie yang akan dikembangkan pemerintah, di Kediaman BJ Habibie, Patra Jasa, Kuningan, Jakarta. Pramdia Arhando JuliantoMiniatur Pesawat R80 rancangan BJ Habibie yang akan dikembangkan pemerintah, di Kediaman BJ Habibie, Patra Jasa, Kuningan, Jakarta.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek pengembangan pesawat R80 rancangan Presiden Ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) bersama putranya Ilham Habibie akan melibatkan para ahli industri dirgantara nasional maupun internasional.

Pembuatan prototype atau purwarupa ditargetkan akan dimulai pada tahun 2019 mendatang dengan nilai investasi sebesar Rp 200 miliar.

Presiden Direktur PT Regio Aviasi Industri (RAI) Agung Nugroho mengatakan, dalam proyek pengembangan pesawat R80 pihaknya akan membutuhkan sedikitnya 1.000 tenaga kerja.

"Kami perkirakan untuk R80 sekitar 1.000 engineer," ujar Agung saat konfrensi pers di kediaman BJ Habibie, Patra Kuningan, Jakarta, Kamis (28/9/2017).

(Baca: Mengapa Pesawat Rancangan BJ Habibie R80 Gunakan Mesin Baling-baling?)

 

Menurutnya, dalam pengembangan R80 pihaknya akan lebih melibatkan sumber daya manusia lokal ketimbang asing, hal ini disebabkan proyek R80 merupakan ajang kebangkitan industri dirgantara nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami akan buat belajar bersama, kalau sekarang ini banyak orang-orang engineer udah pada pensiun, ya juga menggunakan tenaga ahli dari luar, tapi presentasenya kecil. Sebanyak mungkin tenaga baru dari Indonesia," jelas Agung.

Untuk sisi pendanaan, pihanya akan menggunakan beberapa skema, salah satunya fasilutas dari pemerintah yakni skema pembiayaan investasi non-anggaran pemerintah atau (PINA) hinga melakukan penggalangan dana melalui situs crowdfunding.

Seperti diktehui, PT Regio Aviasi Industri (RAI) yang merupakan perusahaan bentukan BJ Habibie bersama dengan putranya Ilham Habibie telah menjalin kerja sama dengan situs penggalangan dana melalui internet atau crowdfunding yakni Kitabisa.com.

Berdasarkan data Kitabisa.com per Kamis (28/9/2017) untuk sementara sudah ada 1.704 donatur yang ikut memberikan donasinya dengan jumlah dana yang terkumpul mencapai Rp 499.264.387.

Hingga saat ini sudah ada beberapa maskapai dalam negeri yang menyatakan minatnya untuk menggunakan pesawat R80 rancamgan BJ Habibie.

Adapun maskapai tersebut, antara lain Kalstar, Nam Air, Trigana Air, dan Aviastar dengan total 155 unit.

Kompas TV Melihat Teknologi Masa Kini di Habibie Festival

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X