Kompas.com - 29/09/2017, 12:45 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno bersama Dirut PLN Sofyan Basir di kantor Wakil presiden, Kamis (7/1/2016). Kompas.com/ Yoga SukmanaMenteri BUMN Rini Soemarno bersama Dirut PLN Sofyan Basir di kantor Wakil presiden, Kamis (7/1/2016).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basyir menegaskan, saat ini kondisi keuangan perusahaan dalam kondisi yang positif atau dalam kondisi baik, meskipun hingga saat ini utang perusahaan mencapai Rp 290 triliun.

"Jadi tidak ada sesuatu yang dikhawatirkan, kami mantan bankir tahu segala hak dan kewajiban," tegas Sofyan saat berbincang dengan media di Jakarta, Kamis (28/9/2017) malam.

Sofyan mengatakan, adanya surat dai Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait peringatan risiko keuangan perusahaan merupakan sesuatu yang wajar dan biasa dilakukan.

"Jadi gini, naik tidak naik Ibu Sri Mulyani pasti mengingatkan kami, tahun-tahun kemarin juga mengingatkan kami. Kami ini juru masak, bumbu lengkap, bahan baku lengkap. Ibu Sri Mulyani sangat concern pada PLN, sayang sekali sama PLN," jelas Sofyan.

(Baca: PLN Tampik Kondisi Keuangannya Babak Belur)

Kendati demikian, Sofyan menegaskan, kondisi keuangan perusahaan yang dipimpinnya masih berjalan dengan baik dan tidak terlihat adanya potensi gagal bayar utang.

"Kami sudah lakukan revaluasi aset, modal kami naik jadi Rp 900 triliun dan aset Rp 1.300 triliun terbesar, ini kekuatan kami, dengan nilai sebesar ini kami bisa pinjam uang sampai Rp 2.000 triliun," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diketahui, dalam suratnya tertanggal 19 September 2017, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan perlu ada penyesuaian target program 35.000 Mega Watt.

Hal ini mempertimbangkan ketidakmampuan PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) memenuhi pendanaan investasi dari cashflow operasi.

(Baca: Tanggapi Surat Sri Mulyani, Dirut PLN Sebut Tak Ada yang Perlu Dikhawatirkan)

 

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.