Kompas.com - 29/09/2017, 21:35 WIB
Edhi Sunarso (1932-2016), seniman patung. KOMPAS/WAWAN H PRABOWOEdhi Sunarso (1932-2016), seniman patung.
|
EditorAmir Sodikin

Visi Soekarno soal kedirgantaraan juga masih meninggalkan jejak nyata berupa Patung Dirgantara alias Patung Pancoran tadi. Peristiwa Gerakan 30 September pada 1965 mewarnai sejarah patung ini, berimbas pada pembuatan yang disebut tak tuntas.

Soekarno memerintahkan pembuatan Patung Dirgantara pada 1964. Sang pematung, Edhi Sunarso, sempat janjian dengan Soekarno pada 30 September 1965 di Istana Negara. Janji ketemu tak pernah berwujud meski Edhi sudah menanti selama berjam-jam.

Baca juga: Mengapa Pesawat Rancangan BJ Habibie R80 Gunakan Mesin Baling-baling?

Pada hari itu, Soekarno berada di luar kota dan sekembali ke Jakarta pun tak pulang ke Istana Negara. Belakangan Edhi baru tahu pada hari itu ada peristiwa penculikan dan pembunuhan Pahlawan Revolusi.

Tak ada kabar selama beberapa waktu, Soekarno tiba-tiba menagih hasil pembuatan patung kepada Edhi pada 1967. Jawaban yang muncul, patung itu sudah jadi tetapi Edhi terbelit utang karena pekerjaan tersebut dan tak ada lagi dana buat memasangnya.

Seperti antara lain ditulis Mohammad Hilmi Faiq dalam “Menggapai-gapai di Lintasan Sejarah” di harian Kompas edisi Minggu (22/3/2015),  biaya pemasangan patung ini akhirnya memakai uang hasil penjualan salah satu mobil pribadi Soekarno. Harga mobil tersebut, waktu itu Rp 1,25 juta. Kurs rupiah pada 1967 adalah Rp 250 per 1 dollar AS.

Sayangnya, Soekarno tak pernah melihat akhir dari pekerjaan Edhi, apalagi meresmikannya. Kekuasaan Soekarno rampung. Bahkan, saat Edhi masih bekerja di ketinggian merampungkan pemasangan patung ini, Soekarno mangkat pada 1970.

Lalu, apa hubungannya Patung Dirgantara—selain soal nama—dengan visi kedirgantaraan Indonesia? Apa pula kaitannya dengan proyek pesawat R80 yang dibesut PT RAI dan sosok Habibie? Simak pada Bagian II, III, dan IV tulisan berseri ini di hari berikutnya secara berturut-turut di Kompas.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Komoditas Naik, Kemenkeu 'Pede' Nilai Ekspor Tumbuh Tinggi Sepanjang 2022

Harga Komoditas Naik, Kemenkeu "Pede" Nilai Ekspor Tumbuh Tinggi Sepanjang 2022

Whats New
East Ventures Dorong Ekonomi Inklusif melalui Investasi Berkelanjutan

East Ventures Dorong Ekonomi Inklusif melalui Investasi Berkelanjutan

Rilis
Cara Daftar Mobile Banking Bank Papua di ATM dan HP

Cara Daftar Mobile Banking Bank Papua di ATM dan HP

Spend Smart
Kemenkop UKM Dorong Koperasi Miliki Pabrik Minyak Goreng

Kemenkop UKM Dorong Koperasi Miliki Pabrik Minyak Goreng

Rilis
Libur Panjang Waisak, AP I Layani 651.474 Penumpang

Libur Panjang Waisak, AP I Layani 651.474 Penumpang

Whats New
BPJS Kesehatan: Negara Bertanggung Jawab Kembangkan Sistem Jaminan Sosial

BPJS Kesehatan: Negara Bertanggung Jawab Kembangkan Sistem Jaminan Sosial

Whats New
Soal Penangkapan Lin Che Wei, Kemenko Perekonomian: Sudah Tidak Menjabat Anggota Tim Asistensi Sejak Maret 2022

Soal Penangkapan Lin Che Wei, Kemenko Perekonomian: Sudah Tidak Menjabat Anggota Tim Asistensi Sejak Maret 2022

Whats New
Foto Erick Thohir 'Mejeng' di ATM Bank BUMN, Ini Kata Komisi VI DPR

Foto Erick Thohir "Mejeng" di ATM Bank BUMN, Ini Kata Komisi VI DPR

Whats New
IHSG Menguat Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Melemah

IHSG Menguat Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Melemah

Whats New
Bundamedik Catat Pendapatan Rp 1,7 Triliun pada 2021

Bundamedik Catat Pendapatan Rp 1,7 Triliun pada 2021

Rilis
OJK Terbitkan Peraturan Baru tentang Perlindungan Konsumen

OJK Terbitkan Peraturan Baru tentang Perlindungan Konsumen

Whats New
Quantitative Easing, Taper Tantrum dan Ekonomi Indonesia

Quantitative Easing, Taper Tantrum dan Ekonomi Indonesia

Whats New
Pembangunan Capai 98 Persen, Pasar Sibolga Nauli Ditargetkan Beroperasi Juni 2022

Pembangunan Capai 98 Persen, Pasar Sibolga Nauli Ditargetkan Beroperasi Juni 2022

Whats New
Serikat Pekerja Laporkan Dunkin' Donuts ke Menaker karena Tak Bayar THR dan Upah Pekerja yang Dirumahkan

Serikat Pekerja Laporkan Dunkin' Donuts ke Menaker karena Tak Bayar THR dan Upah Pekerja yang Dirumahkan

Whats New
BEI Sebut Tidak Ada Penundaan IPO di Tengah Kondisi Pasar yang Bergejolak

BEI Sebut Tidak Ada Penundaan IPO di Tengah Kondisi Pasar yang Bergejolak

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.