1 Bulan HET Ditetapkan, Mendag Klaim Harga Beras Turun

Kompas.com - 02/10/2017, 14:46 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita disela-sela acara International Conference and Call For Paper di Cikini, Jakarta, Selasa (5/8/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOMenteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita disela-sela acara International Conference and Call For Paper di Cikini, Jakarta, Selasa (5/8/2017).
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan ( Mendag) Enggartiasto mengklaim harga beras di pasar tradisional dan ritel modern berangsur turun setelah kebijakan Harga Eceran Tertinggi ( HET) dijalankan per 1 September 2017. 

Dia mengungkapkan, pada beras jenis premium yang turun dari Rp 13.100 per kilogram menjadi Rp 12.800 per kilogram. 

"Berasnya (harga) turun. Sekarang sudah enggak perlu sosialisasi lagi. Buktinya di pasar (harga beras) lebih rendah," ujar Enggartiasto di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (2/10/2017). 

Pria yang akrab disapa Enggar ini mengatakan, pasokan beras untuk pasar tradisional juga dan ritel modern masih cukup tersedia.

(Baca: HET Beras Berlaku, Kementan Pastikan Harga Beras Turun )

Mendag membantah kurangnya persediaan beras di ritel modern. Namun sayangnya, dia tidak menyebutkan berapa posisi persediaan beras hingga saat ini.

"Buktinya, tidak ada (kelangkaan beras). (Pasokan beras) enggak ada berkurang, lebih dari cukup. Cukup sampai tahun depan, sekarang sudah hujan," ungkap dia. 

Enggar menambahkan, kontribusi beras pada inflasi tahun ini tidak akan besar. Menurut dia, kontribusi beras pada inflasi tahun ini di bawah 30 persen. 

"Secara keseluruhan, kontribusi beras pada inflasi 26,6 persen," pungkas dia. 

Sebelumnya, Kementerian Perdagang (Kemendag) telah menerapkan kebijakan HET beras sejak 1 September 2017.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X