Kereta Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi November, Sejumlah Stasiun Disempurnakan

Kompas.com - 04/10/2017, 08:32 WIB
Direktur Logistik dan Pengembangan PT KAI Budi Noviantoro, di atas kereta Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Selasa (3/10/2017). KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZADirektur Logistik dan Pengembangan PT KAI Budi Noviantoro, di atas kereta Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Selasa (3/10/2017).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Operator layanan kereta Bandara Soekarno Hatta, PT Railink, menargetkan kereta Bandara Soekarno Hatta beroperasi pada bulan November 2017.

Meski demikian, sejumlah stasiun yang akan dilewati oleh kereta Bandara Soekarno Hatta masih belum selesai dibangun.

Adapun, rute yang akan dilalui oleh kereta Bandara Soekarno Hatta adalah Stasiun Manggarai - Sudirman Baru - Duri - Batu Ceper - Bandara Soekarno-Hatta.

"November (pembangunan stasiun) harus selesai. (Pengerjaan) paling berat di Stasiun Sudirman Baru," kata Direktur Logistik dan Pengembangan KAI Budi Noviantoro, saat uji coba kereta Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Dia mengatakan, kendala yang ditemui untuk pembangunan Stasiun Sudirman Baru karena wilayahnya sangat besar. Dia menargetkan pembangunan Stasiun Sudirman Baru rampung Oktober.

Saat ini, perkembangan pembangunan Stasiun Sudirman Baru sudah mencapai 87 persen. Stasiun Sudirman Baru memiliki panjang 520 meter dengan lebar 32 meter, termasuk lahan parkir dan bank induk.

Di lantai 2 stasiun Sudirman Baru akan digunakan untuk operasional kereta Bandara Soekarno Hatta panjangnya 240 meter dan lebar 32 meter.

"Kapasitas penumpang (kereta Bandara Soekarno Hatta) 272 orang dikali 6 kereta (gerbong), kapasitas bangunan berarti harus bisa menampung," kata Noviantoro.

Untuk tahap awal, kereta Bandara Soekarno akan mulai diberangkatkan dari Stasiun Sudirman Baru. Sebab, Stasiun Manggarai juga masih dalam tahap pembangunan.

Apabila pembangunan di Stasiun Manggarai sudah selesai, operasional kereta bandara dimulai dari stasiun tersebut.

Sementara itu, penataan struktur rel di Stasiun Duri sudah selesai. Hanya saja, KAI tinggal memyempurnakan dengan pembangunan atap.

Pembangunan di Stasiun Duri dan Batu Ceper juga harus menyesuaikan dengan operasional commuter line yang melintasi dua stasiun tersebut agar tidak mengganggu operasional commuter line.Sehingga, pekerja mulai bekerja membangun stasiun tiap dini hari.

"Sekarang progres (pembangunannya) 70 persenan lah. (pembangunan) yang (Stasiun) Batu Ceper itu kan baru kami kerjakan akhir bulan Januari," kata Noviantoro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Earn Smart
Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Whats New
Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Whats New
Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Whats New
Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Whats New
Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Earn Smart
Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Whats New
Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Whats New
Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Whats New
KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

Whats New
Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Whats New
Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Whats New
Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Whats New
Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Whats New
IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.