Bursa Berjangka Jakarta Rilis Kontrak Berjangka Gula Rafinasi di 2018

Kompas.com - 09/10/2017, 11:00 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

Hal itu menunjukkan bahwa industri ini sebenarnya memiliki potensi besar namun belum tergali sedemikian rupa. Untuk itu, perlu dilakukan berbagai inovasi untuk mengembangkan perdagangan berjangka komoditi.

Inovasi yang dilakukan di masa-masa mendatang, lanjut Paulus, adalah untuk menyepadankan dengan bursa lain agar BBJ jadi patokan atau price reference. Juga untuk menyediakan sarana hedging buat pelaku dan para investor lainnya dalam berinvestasi.

"Saat ini kendala BBJ adalah likuiditas, karena likuiditas merupakan ciri dari bursa berjangka," pungkas Paulus.

Sekadar informasi, lelang gula kristal rafinasi (GKR) dapat segera dilaksanakan. Lelang ini dilakukan untuk memberikan UKM harga gula rafinasi yang sama dengan industri. Menekan kebocoran gula rafinasi. Serta memberikan pengawasan akan distribusi gula rafinasi.

Hal ini menyusul penetapan PT Pasar Komoditas Jakarta (PKJ) sebagai penyelenggara pasar lelang GKR oleh Kementerian Perdagangan melalui Surat Keputusan Menteri Perdagangan No. 684/M-DAG/KEP/5/2017 tentang Penetapan Penyelenggara Pasar Lelang Gula Kristal Rafinasi (GKR).

“Perdagangan GKR bagi industri makanan dan minuman di Indonesia sekarang menjadi lebih mudah dan dapat dilakukan langsung oleh pelaku industri mulai dari IKM/UKM hingga industri besar melalui mekanisme pasar lelang komoditi,” jelas Bachrul Chairi, Kepala Bappebti.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan No.16/M-DAG/PER/3/2017, penyelenggaraan pasar lelang GKR dilaksanakan 90 (sembilan puluh) hari kerja sejak diundangkan pada 17 Maret 2017.

Awalnya, penerapan sistem lelang ini dilaksanakan pada 1 Oktober 2017. Akan tetapi, pelaksanaannya diundur menjadi pada Januari 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.