Mandiri Terbitkan 9,7 Juta Kartu E-Money, Transaksi Rp 4 Triliun

Kompas.com - 09/10/2017, 16:40 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan, saat ini perseroan sudah menerbitkan sebanyak 9,7 juta kartu uang elektronik (e-money). Hingga Agustus 2017, total transaksi menggunakan kartu e-money sekitar Rp 4 triliun.

"Total transaksi kira-kira sampai dengan bulan Agustus sekitar 4 triliun, yang paling banyak untuk (pembayaran) jalan tol ya," kata Rohan, di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (9/10/2017).

Rohan memperkirakan, akan ada pertumbuhan sekitar 15 persen, atau sekitar 10 juta kartu e-money hingga akhir tahun.

(Baca: E-Money Vs E-Wallet, Mana yang Lebih Menarik Digunakan?)

Peningkatan itu seiring dengan penerapan pembayaran non tunai di ruas tol pada bulan ini. "Kalau transaksinya dari Rp 4 triliun (meningkat) jadi sekitar Rp 6 trilliun," ujar Rohan.

Rohan mengatakan, Bank Mandiri menguasai 60 persen dari total jumlah e-money di pasaran. Dengan banyaknya kartu e-money yang beredar di pasaran, profit yang akan diperoleh Bank Mandiri dari dana endapan kartu juga besar.

"Mengendapnya tuh lumayan besar sama dengan transaksi itu (Rp 4 triliun) ya sekitar itu, dengan rata-rata saldo tiap kartu sekitar Rp 300.000 dan Rp 500.000 ya," kata Rohan.

Kompas TV Perusahaan e-commerce yang fitur uang elektroniknya dibekukan adalah Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan Paytren.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.