Bangun Proyek LRT Jabodebek, Dana KAI dari PMN Hingga Pinjaman Bank

Kompas.com - 09/10/2017, 20:50 WIB
Pekerja menggarap pembangunan LRT jalur Cawang-Dukuh Atas, di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (6/10). Dinas Perhubungan DKI Jakarta menghimbau, untuk mengatasi kemacetan akibat penyempitan jalan saat pembangunan proyek LRT, pengendara diharapkan mendapat mencari jalur alternatif. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc/17. ANTARA FOTO/RENO ESNIRPekerja menggarap pembangunan LRT jalur Cawang-Dukuh Atas, di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (6/10). Dinas Perhubungan DKI Jakarta menghimbau, untuk mengatasi kemacetan akibat penyempitan jalan saat pembangunan proyek LRT, pengendara diharapkan mendapat mencari jalur alternatif. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc/17.
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia ( KAI) berupaya mencari modal dari berbagai sumber untuk mendanai proyek pembangunan kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek

Direktur Keungan KAI Didik Hartantyo mengatakan, perseroan akan mendapat bantuan dana dari pemerintah melalui penyertaan modal negara ( PMN) dengan total Rp 7,6 triliun. Didik menjelaskan, dari dana total PMN tersebut sebanyak Rp 4 triliun akan diberikan pemerintah pada tahun ini. Sisanya akan diberikan pemerintah pada tahun 2018.

Selain itu, KAI akan dibantu oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui PMN yang didapatnya senilai Rp 1,4 trilun. Sehingga, pemerintah mengeluarkan investasi untuk proyek LRT Jabodebek melalui PMN sebesar Rp 9 triliun.

"PMN sebanyak Rp 4 triliun itu yang Rp 2 triliun masuk dalam APBNP 2017, Rp 2 triliun lagi berasal dari realokasi proyek jalur kereta api Trans Sumatera," ujar Didik saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (9/10/2017). 

Didik menuturkan, perseroan juga akan meminjam dana dari perbankan atau investor asing untuk menutup sisa kekurangan investasi proyek LRT Jabodebek.  Terdapat beberapa bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan beberapa bank swasta yang berminat meminjamkan dana untuk KAI. 

"Kalau dari perbankan yang berminat ada Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA sama CIMB," ungkap dia. 

Ditemui ditempat yang sama, Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo mengatakan, pendanaan LRT Jabodebek akan dihitung kembali oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Dalam hal ini, tambah Mardiasmo, Bank Mandiri nantinya sebagai kordinator peminjam proyek LRT Jabodebek. 

"Leadnya nanti Bank Mandiri. Nanti juga ada indikasi dengan perbankan swasta juga. Berapa bunganya nanti dihitung bersama Kemenhub, KAI dan Adhi Karya," pungkas dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Whats New
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

Rilis
Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Whats New
Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Whats New
Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Whats New
Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Whats New
Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Whats New
Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Whats New
IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

Whats New
Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Rilis
Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Work Smart
Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Whats New
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X