Sukses Mengolah Talas Hama, Pemuda Ini Raih Omzet Puluhan Juta

Kompas.com - 12/10/2017, 07:00 WIB
Mujtaba Zulfikri Al Qowy Founder & Owner Paccoo.com yang mengolah tanaman talas Sulawesi Selatan menjadi makanan khas Sulsel yakni Cookies dengan berbagai varian rasa. KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOMujtaba Zulfikri Al Qowy Founder & Owner Paccoo.com yang mengolah tanaman talas Sulawesi Selatan menjadi makanan khas Sulsel yakni Cookies dengan berbagai varian rasa.
|
EditorAprillia Ika

"Akhirnya saya mengajak para petani dimulai dari petani kebun milik Paccoo.com ada sekitar 8 hektar dan yang menggarap lahan ada 8 petani, dan sekarang ada 21 petani, 13 petani dari kebun pribadi atau kemitraan," ujarnya.

Sedangkan untuk harga talas sendiri, Qowy menjelaskan, dirinya membeli talas dengan harga Rp 5.000 per kilogram, harga tersebut diatas dari harga jagung yang biasa ditanam oleh petani yakni Rp 1.600 per kilogram.

"Harganya jauh dari jagung, tidak menggunakan pupuk kimia, tidak merusak lingkungan, dan tidak gunakam bibit impor, lebih baik kembangkan pangan lokal yang selama ini dianggap hama," terang Qowy.

Kini, Qowy melalui brand Paccoo.com sudah mampu membuat talas yang diolah menjadi Cookies (Cokelat dan Aren), Onde (Cokelat dan Tuna), dan Cake (Cokelat dan Keju).

Berbagai aneka kuliner tersebut dirinya produksi dengan skala home industry yang memiliki enam orang karyawan, dan melibatkan 21 petani lokal dan dipasarkan melalui offline yang bekerja sama dengan sentra oleh-oleh di Makassar, dan melalui pemasaran online salah satunya e-commerce Blibli.com.

Qowy mengatakan, dalam satu bulan dirinya mampu meraih omzet sebesar Rp 35 sampai Rp 45 juta dari cookies yang berbahan baku talas Sulawesi Selatan.

"Bulan lalu laku 1.247 pcs dengan kemasan 200 gram, itu masih ada antrean, karena produksi kami 50 sampai 60 pcs per hasi sudah maksimal sekali, kami tidak bisa langsung besar banget. Omzet Rp 35 sampai 45 juta per bulan," jelasnya.

Sedangkan pelanggan dari usahanya sudah merambah dari berbagai provinsi di Indonesia mulai dari dari Aceh, Jakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.

Adapun Qowy merupakan salah satu finalis 20 besar ajang kompetisi bisnis yang digagas oleh Blibli.com atau yang dikenal dengan The Big Start Indonesia.

Kompetisi tersebut merupakan ajang yang diperuntukkan bagi para creativepreneur muda Indonesia yang memiliki skala usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan memberi kesempatan bagi mereka untuk bisa menunjukkan produk kreatif terbaiknya serta mempersiapkan diri menuju era digital khususnya e-commerce.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.