Genjot Pariwisata, Lion Air Group Terus Ekspansi Rute Internasional

Kompas.com - 12/10/2017, 22:37 WIB
Pesawat Airbus A330-300 milik Lion Air tengah menjalani perawatan dan perbaikan di Batam Aero Technic, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (11/10/2017). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANPesawat Airbus A330-300 milik Lion Air tengah menjalani perawatan dan perbaikan di Batam Aero Technic, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (11/10/2017).
|
EditorMuhammad Fajar Marta

BATAM, KOMPAS.com - Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait menyatakan, pihaknya bakal terus mengembangkan rute penerbangan, baik domestik maupun internasional. Selain untuk mendukung konektivitas, pengembangan rute tersebut juga untuk mendukung pariwisata.

Edward menuturkan, ke depan, pihaknya akan berupaya mendatangkan turis dari India dan China ke Indonesia. Saat ini, Lion Air Group sudah menyediakan penerbangan khusus carter dari 20 kota besar di China ke Indonesia.

(Baca: Lion Air Group Berencana Datangkan 1.000 Pesawat Baru )

"Terbesar ke Manado, sekarang 4.000 orang per hari. Sekarang kita stop dulu karena tidak ada hotelnya (tidak cukup untuk menampung)," kata Edward pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Perumahan Lion Residence di Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (12/10/2017). 

Menurut Edward, pemerintah melalui Sekretariat Negara pun sempat meminta Lion Air Group membuka rute penerbangan dari China ke Solo dan Denpasar. Penerbangan tersebut dimaksudkan untuk menggenjot jumlah wisatawan mancanegara.

Selain itu, imbuh dia, Lion Air Group juga berencana membuka rute penerbangan internasional ke Belitung. Edward menuturkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan kapasitasnya.

Lion Air Group saat ini mengoperasikan sekitar 900 rute penerbangan domestik maupun internasional.

Edward mengatakan, pihaknya berencana memesan 1.000 unit pesawat baru. Adapun jumlah pesawat yang sudah masuk tahap pemesanan mencapai 824 unit pesawat dan yang telah diterima mencapai 272 unit pesawat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.