Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mobil Listrik Berkembang, Harga Minyak Dunia Bisa Cuma 10 Dollar AS

Kompas.com - 14/10/2017, 10:10 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak dunia diprediksi bisa anjlok menjadi hanya 10 dollar AS per barrel dalam 6-8 tahun ke depan. Hal ini sejalan dengan bahan bakar energi alternatif akan terus menarik minat lebih banyak investor.

Menurut CEO Longview Economics Chris Watling, tolok ukur penting bagi pasar minyak adalah penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) Saudi Aramco pada paruh kedua tahun depan.

Ketika ditanya mengenai IPO Aramco di bursa saham internasional, Watling menyatakan, hal itu harus dilakukan sebelum harga minyak merosot ke 10 dollar AS per barrel.

Menurut dia, harga minyak belum tentu anjlok drastis pada beberapa pekan atau bulan ke depan.

Akan tetapi, dalam jangka panjang, harga minyak bisa anjlok secara dalam karena perkembangan mobil listrik.

"Apa yang terjadi dengan mobil listrik sangatlah penting. Ini karena sekitar 70 persen minyak digunakan untuk transportasi," ujar Watling seperti dikutip dari CNBC, Sabtu (14/10/2017).

Sebelumnya, Agensi Energi Internasional (IEA) menyatakan, outlook global untuk pasar minyak pada 2018 bisa sedikit menekan harapan akan harga yang lebih tinggi.

Dalam laporannya, IEA menyebutkan bahwa peningkatan pasokan global, peningkatan produksi minyak non-OPEC, dan permintaan minyak yang statis dapat memperberat harga minyak.

Padahal, OPEC sebelumnya optimistis mengenai proyeksi harga minyak. Menurut OPEC, ada bukti bahwa pasar minyak global kembali mencapai keseimbangan setelah harga anjlok dalam beberapa tahun terakhir.

Harga minyak anjlok dari hampir 120 dollar AS per barrel pada Juni 2014 lalu karena lemahnya permintaan, penguatan kurs dollar AS, dan melonjaknya produksi minyak serpih AS. Untuk menggenjot harga, OPEC memutuskan untuk memangkas produksi pada akhir 2016.

Pada Jumat (13/10/2017), acuan harga minyak internasional Brent diperdagangkan pada level 57,39 dollar AS per barrel, naik 2 persen. Sementara itu, acuan harga minyak AS West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada level 51,50 dollar AS per barrel, naik 1,8 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Whats New
Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Whats New
Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Whats New
Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Whats New
Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Whats New
Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+