Sebuah Drone Tabrak Pesawat Komersial di Kanada

Kompas.com - 16/10/2017, 09:24 WIB
|
EditorAprillia Ika

KANADA, KOMPAS.com - Sebuah drone atau pesawat tanpa awak atau pilot menabrak sebuat pesawat yang mendarat di salah satu bandara di Kota Quebec, Kanada, pada Kamis, (12/10/17) waktu setempat.

Menteri Perhubungan Kanada Marc Garneau mengatakan ini adalah pertama kalinya sebuah benda terbang tak berawak bertabrakan dengan pesawat komersial di Kanada.

Pada saat kejadian, terdapat 6 orang penumpang dan dua awak kapal yang berada dalam pesawat. Tidak ada korban luka dalam inseden yang terjadi di Bandara Internasional Jean Lesage yang melibatkan sebuah pesawat milik Penerbangan Skyjet di Quebec.

(Baca: Drone "Wulung" Kantongi Sertifikat dari Indonesian Military Airworthiness Authority)

"Saya sangat lega bahwa pesawat hanya mengalami kerusakan ringan dan bisa mendarat dengan aman," kata Garneau dilansir dari Reuters.

Di Kanada, Drone tidak diperbolehkan digunakan dalam jarak 5,5 km dari bandara, helipad dan pesawat amfibi. Operator yang ketahuan menggunakan drone akan mendapatkan denda dan hukuman penjara di bawah payung hukum kanada.

Saat ini, penggunaan drone di Amerika Utara, Eropa dan China sedang melonjak. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan akan tabrakan dengan jet komersial dan mendorong Agen Penerbangan Perserikatan Bangsa Bangsa untuk mendukung dibuatnya single global drone registry.

Tahun ini, telah terjadi 1.596 insiden drone yang dilaporkan ke Transport Canada, dengan 131 di antaranya dianggap sebagai masalah keamanan penerbangan.

Pada bulan November 2016 di Toronto, sebuah pesawat Kanada yang membawa 54 penumpang harus membelok untuk menghindari benda terbang tak berawak tersebut. Sedikitnya, dua awak kabin terluka pada kejadian tersebut.

Kompas TV UNICEF Rencanakan Penggunaan Drone Untu Proyek Kemanusiaan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.