6 Kapal Ternak Bakal Dioperasikan di Desember

Kompas.com - 16/10/2017, 12:34 WIB
Kapal pengangkut ternak Kapal Motor (KM) Camara Nusantara I adalah satu dari enam kapal ternak yang dibangun Kementerian Perhubungan. KM Camara Nusantara 1 dengan panjang 68 meter dan lebar 14 meter berkapasitas 500 ekor sapi. KM Camara Nusantara I dibangun di galangan Bangkalan, Madura. 

Kementerian PertanianKapal pengangkut ternak Kapal Motor (KM) Camara Nusantara I adalah satu dari enam kapal ternak yang dibangun Kementerian Perhubungan. KM Camara Nusantara 1 dengan panjang 68 meter dan lebar 14 meter berkapasitas 500 ekor sapi. KM Camara Nusantara I dibangun di galangan Bangkalan, Madura.
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menambah lima kapal pengangkut ternak. Saat ini, telah ada satu kapal ternak beroperasi yaitu KM Camar Nusantara 1 yang dioperasikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (Pelni)

Dengan begitu, terdapat 6 kapal ternak yang akan beroperasi. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, enam kapal tersebut kesemuanya akan beroperasi pada akhir tahun ini.

Budi Karya mengatakan, Kemenhub telah mengeluarkan Rp 300 miliar untuk membangun lima kapal ternak.

"Kapal ternak, ini adalah suatu inisiatif pemerintah untuk membangun keekonomian Indonesia bagian timur, dimana NTT dan NTB, merupakan daerah yang berpotensi menghasilkan sapi daerah," ujar Budi Karya di Hotel Redtop di Jakarta, Senin (16/10/2017). 

(Baca: Malam Nanti, Kapal Ternak Camara Nusantara 1 Merapat Kembali ke Tanjung Priok)

"Selain itu, kita juga punya fungsi untuk mengadakan sapi-sapi di Indonesia bagian barat, khususnya di Jakarta. Sehingga ada kapal ternak. Desember ini semuanya (enam kapal) akan beroperasi," tambah dia. 

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini menuturkan, adanya kapal ternak untuk menekan disparitas harga ternak khususnya sapi antara Indonesia Timur dengan Indonesia Barat.

"Sesuai dengan arahan Presiden selain konektivitas ada disparitas harga. Oleh karenanya, membangun kapal ternak, suatu konektivitas dan juga menjadi dorongan serta tumbuh kekuatan ekonomi," jelas dia.

Kapal ternak tersebut mempunyai kapasitas pengangkutan 500 ekor sapi. Adapun rute dari kapal ternak tersebut yakni Kupang-Waingapu-Bima-Lembar-Tanjung Perak-Tanjung Emas-Cirebon-Tanjung Priok-Cirebon-Kupang. 

(Baca: Stres, Bobot Sapi dari Bima Bisa Susut 30 Persen Sampai Tujuan)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.