"Kids Zaman Now" Butuh Asuransi Juga?

Kompas.com - 17/10/2017, 07:07 WIB
Ilustrasi FREEPIK.comIlustrasi
EditorLaksono Hari Wiwoho

DEWAN Asuransi Indonesia menetapkan 18 Oktober sebagai Hari Asuransi. Hari Asuransi mengingatkan kita betapa pentingnya perlindungan.

Mungkin banyak orang beranggapan bahwa produk keuangan yang memberikan perlindungan urusan para orangtua saja. Bagaimana dengan anak muda yang baru mulai bekerja, apakah memerlukan asuransi?

Sebaiknya kita memahami dulu apa fungsi dari asuransi. Apa sih yang dilindungi oleh asuransi, terutama asuransi jiwa?

Asuransi melindungi pendapatan kita. Setiap orang memiliki nilai ekonomis. Maksudnya, seseorang yang bekerja untuk memberikan nafkah kepada keluarganya. Dari hasil kerjanya, pergi pagi pulang malam, dia menghasilkan uang untuk keperluan keluarga.

Jika ada musibah sehingga orang tersebut cacat atau bahkan meninggal, apakah ada orang yang memberikan nafkah lagi untuk keluarganya? Jika tidak ada, keluarganya akan sulit sekali karena pencari nafkah sudah tidak ada.

Nah, jika orang tersebut memiliki polis asuransi, perusahaan asuransi akan memberikan sejumlah uang kepada ahli warisnya. Uang tunai ini dapat dimanfaatkan sebagai penganti penghasilan. Seseorang yang memiliki tanggungan, apakah tanggungan itu diri sendiri atau orang lain sebaiknya memiliki asuransi jiwa.

Bagaimana dengan kids zaman now yang mungkin baru pertama kali bekerja? Para first jobber sebaiknya sudah mulai memikirkan memiliki asuransi jiwa. Ada beberapa situasi yang mendukung anak-anak muda memerlukan perlindungan walaupun belum menikah.

Para first jobber yang belum menikah bisa jadi memiliki tanggungan, yaitu adik-adik yang masih sekolah. Atau, mendukung biaya pendidikan keponakan-keponakan.

Bukannya mau menakuti, sekarang ini risiko kematian pun mengincar anak-anak muda karena berbagai faktor. Kalau first jobber terkena risiko meninggal dunia, tentu dukungan bagi adik dan keponakan akan hilang, bukan?

Bagaimana dengan para jomblo yang tidak mendukung biaya hidup orang lain? Masihkah perlu asuransi?

Dengan memperhitungkan risiko yang sama, yaitu kematian di saat muda, uang pertanggungan asuransi bagi para jomblo dapat dimanfaatkan untuk membayar utang atau membayar biaya pemakaman. Jadi si jomblo pun tidak menyusahkan keluarganya dengan memiliki polis asuransi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X