Krisis Kian Parah, 300.000 Warga Venezuela Kabur ke Kolombia

Kompas.com - 17/10/2017, 14:30 WIB
|
EditorAprillia Ika

NEW YORK, KOMPAS.com - Krisis politik yang berkecamuk di Venezuela telah berdampak pula pada krisis ekonomi dan sosial yang tidak kalah parahnya. Pasokan makanan dan obat-obatan di negara tersebut semakin menipis, membuat warga kian menderita.

Menteri Keuangan Kolombia Mauricio Cardenas menyatakan, kondisi di Venezuela sudah semakin parah. Bahkan, kondisi ini juga memberikan dampak besar bagi kawasan Amerika Selatan secara keseluruhan.

Cardenas menuturkan beragam dampak yang harus ditanggung oleh warga Venezuela. Langkanya pasokan makanan membuat warga Venezuela kehilangan berat badan cukup signifikan.

"Ini adalah isu besar bagi Amerika Latin. Pertama, isu kemanusiaan bagi Venezuela dan rakyatnya. Mereka rata-rata kehilangan (berat badan) sebanyak 8 kilogram tiap orang," ujar Cardenas seperti dikutip dari CNN oleh Toledo News, Selasa (17/10/2017).

Cardenas menyatakan, banyak warga Venezuela yang melewati batas negara untuk masuk ke Kolombia. Saat ini, ada sekitar 300.000 warga Venezuela yang menyelamatkan diri ke Kolombia, negara tetangga Venezuela.

"Kami memberikan mereka (layanan) kesehatan, pendidikan, dan makanan. Akan tetapi, situasi sangat sulit. Kemudian adalah kekhawatiran terjadinya default di Venezuela yang tentu akan memberikan konsekuensi," terang Cardenas.

Krisis yang terjadi di Venezuela adalah paduan antara dampak anjloknya harga minyak dan kesalahan pengelolaan pemerintah. Pada Juni 2017, AS menjatuhkan sanksi terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Protes terhadap pemerintahan Maduro telah menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 125 orang dilaporkan tewas saat unjuk rasa menentang Maduro.

"Harus ada solusi, harus ada pemilu, sehingga ada opsi bagi warga untuk mengubah pemerintahan dan tentu saja perekonomian. Pada akhirnya ini bukan masalah kiri atau kanan, ini adalah masalah kebijakan ekonomi yang salah," ungkap Cardenas.

Kompas TV Oknum Bersenjata Tembak Kerumunan Pemilih di Venezuela



Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Wtol.com

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebulan ke Depan, Pasar Saham dan Obligasi Diproyeksi Tetap Fluktuatif

Sebulan ke Depan, Pasar Saham dan Obligasi Diproyeksi Tetap Fluktuatif

Earn Smart
Kementan Usulkan Tambahan Anggaran untuk Penanganan PMK Jadi Rp 4,6 Triliun

Kementan Usulkan Tambahan Anggaran untuk Penanganan PMK Jadi Rp 4,6 Triliun

Whats New
Ini Kronologi Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 92

Ini Kronologi Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 92

Whats New
Indonesia Diyakini Jadi Negara Terdepan dalam Transisi Energi

Indonesia Diyakini Jadi Negara Terdepan dalam Transisi Energi

Whats New
Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Cara Cek NIK KTP secara Online Tanpa Harus Datang ke Kantor Dukcapil

Whats New
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi di Garuda Indonesia, Ini Kata Erick Thohir

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi di Garuda Indonesia, Ini Kata Erick Thohir

Whats New
Cara Transfer DANA ke OVO dan Sebaliknya dengan Mudah

Cara Transfer DANA ke OVO dan Sebaliknya dengan Mudah

Whats New
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Sebanyak 58.275 Hewan Ternak Sudah Divaksin Penyakit Mulut dan Kuku

Sebanyak 58.275 Hewan Ternak Sudah Divaksin Penyakit Mulut dan Kuku

Whats New
Asosiasi Serikat Pekerja Tolak Revisi UU PPP dan Layangkan 'Judicial Review'

Asosiasi Serikat Pekerja Tolak Revisi UU PPP dan Layangkan "Judicial Review"

Rilis
Subsidi Energi Harus Tepat Sasaran untuk Atasi Gejolak Tingginya Harga Minyak Dunia

Subsidi Energi Harus Tepat Sasaran untuk Atasi Gejolak Tingginya Harga Minyak Dunia

Whats New
Putra Sulung Erick Thohir Diangkat Jadi Komut di Mahaka Media

Putra Sulung Erick Thohir Diangkat Jadi Komut di Mahaka Media

Whats New
IHSG Berakhir Merah, Rupiah Menguat

IHSG Berakhir Merah, Rupiah Menguat

Whats New
Dua Tersangka KSP Indosurya Bebas, Nasabah Diminta Tidak Perlu Khawatir

Dua Tersangka KSP Indosurya Bebas, Nasabah Diminta Tidak Perlu Khawatir

Whats New
Kasus Dugaan Korupsi Impor Garam Industri di Kemendag Tahun 2018 Naik ke Tahap Penyidikan

Kasus Dugaan Korupsi Impor Garam Industri di Kemendag Tahun 2018 Naik ke Tahap Penyidikan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.