Gelar Rapat Kerja Sama dengan KPK, Bea Cukai Batam Jawab Tantangan Masyarakat

Kompas.com - 17/10/2017, 20:00 WIB
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi saat acara Celuk Jewellery Festival, Gianyar, Bali, Jumat (13/10/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTODirektur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi saat acara Celuk Jewellery Festival, Gianyar, Bali, Jumat (13/10/2017).
|
EditorAprillia Ika

BATAM, KOMPAS.com - Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Batam menggelar rapat koordinasi penguatan reformasi kepabeanan dan cukai, penertiban impor berisiko tinggi, serta koordinasi dan supervisi bersama Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di Batam, Selasa (17/10/2017).

Rapat koordinasi ini sejalan dengan program Penertiban Impor Beresiko Tinggi (PIBT) dan meningkatkan sinergi antar instansi dan satuan kerja di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Kerja sama ini sekaligus menjawab tantangan masyarakat untuk memberantas perdagangan ilegal.

Dari rilis yang diterima Kompas.com, Tenaga Pengkaji Bidang PKKO Bea Cukai, Ambang Priyonggo memberikan arahan khusus kepada pihak Bea Cukai.

(Baca: Sri Mulyani Ancam Copot dan Permalukan Pejabat Bea Cukai )

“Untuk pihak internal, agar senantiasa melaksanakan program mandiri mandiri berupa sembilan belas inisiatif program strategis untuk mendukung terlaksananya Program Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai,” ujar Ambang.

Ia juga mengatakan agar Bea Cukai dan Pajak memperkuat kerja sama dengan kementerian, lembaga, dan instansi terkait lainnya.

(Baca: Pegawai Bea Cukai se-ASEAN Bahas Standar Mutu di Yogyakarta)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Harapan yang sama juga diutarakan Ketua Satgas Koordinasi Supervisi Pencegahan KPK, Asep Rahmat Suwandha.

“Kami harapkan, setiap kementerian, lembaga, maupun instansi dapat bekerja sama di lapangan dan bersama-sama melakukan pemetaan modus dan ‘oknum pemain’ untuk digunakan sebagai bahan penyusunan manajemen resiko,” ujar Asep.

Kompas TV Selain rokok, minuman keras ilegal juga dimusnahkan Bea Cukai.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.