Mitra Pengemudi Uber Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Kompas.com - 18/10/2017, 17:30 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna memperluas kepesertaan Program Jaminan Sosial bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan melakukan kerja sama dengan aplikasi transportasi online yakni Uber.

Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis mengatakan, tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan program Jaminan Sosial Peserta Bukan Penerima Upah (BPU) serta memperluas kepesertaan para mitra pengemudi Uber.

“Mitra pengemudi Uber termasuk dalam kategori pekerja bukan penerima upah, mereka tentu tidak terlepas dari risiko saat beraktivitas untuk memperoleh pendapatan. Inilah pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi mereka” ujar Ilyas saat konfrensi pera kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dan Uber di kawasan Cikini Jakarta, Rabu (18/10/2017).

(Baca: Gandeng Infomedia, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Layanan Contact Center)

Menurutnya, saat ini pertumbuhan jumlah pekerja yang tergolong bukan penerima upah, yaitu 53 persen dari angkatan kerja.

BPJS Ketenagakerjaan menargetkan jumlah kepesertaan aktif tahun 2017 mencapai 25,2 juta orang, atau meningkat 11 persen dari tahun 2016.

"Kerja sama dengan Uber ini adalah bagian dari upaya mencapai target tersebut," tambah Ilyas.

Sementara itu, Head of Public Policy and Government Affairs Uber, John Colombo mengatakan, dengan bergabung ke dalam Program BPU BPJS Ketenagakerjaan, mitra pengemudi mendapatkan berbagai manfaat perlindungan, termasuk risiko yang terjadi ketika mereka tidak sedang dalam perjalanan yang difasilitasi aplikasi Uber.

"Kerja sama ini meliputi Uber membantu mensosialisasikan informasi kepada mitra pengemudi tentang Program BPU dan untuk mendaftar sebagai peserta aktif Program BPU Ketenagakerjaan dan membayar kontribusi (premi) mereka Iangsung ke BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.

Untuk membantu mitra pengemudi mendapat informasi yang penuh dan kemudahan untuk mendaftar sebagai peserta, Uber akan memberikan notifikasi yang terhubung dengan laman pendaftaran yang akan muncul ketika mitra pengemudi membuka aplikasi Uber.

Kompas TV Pendapatan sopir taksi konvesional anjlok sampai 50 persen


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.