Menteri Susi Ngeri 60 Juta ekor Bibit Lobster Lolos ke Vietnam

Kompas.com - 18/10/2017, 18:38 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berpidato saat Pembagian Paket Bantuan Alat Penangkap Ikan Ramah Lingkungan di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/9/2017). Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Ditjen Perikanan Tangkap membagikan 690 paket alat penangkap ikan ramah lingkungan kepada nelayan Pantai Utara (Pantura) Jateng serta menyerahkan klaim asuransi nelayan yang mencapai Rp 1,2 miliar.ANTARA FOTO/AJI STYAWAN Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berpidato saat Pembagian Paket Bantuan Alat Penangkap Ikan Ramah Lingkungan di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/9/2017). Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Ditjen Perikanan Tangkap membagikan 690 paket alat penangkap ikan ramah lingkungan kepada nelayan Pantai Utara (Pantura) Jateng serta menyerahkan klaim asuransi nelayan yang mencapai Rp 1,2 miliar.

JAKARTA, KOMPAS.com – Upaya pemerintah menggagalkan penyelundupan ekpor bibit lobster belum optimal. Tahun ini saja, sekitar 60 juta ekor benih lobster lolos ke Vietnam.

Data itu membuat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merasa ngeri. Padahal ia sudah melarang penangkapan benih lobster.

“Kami cacat tahun ini yang lolos ke Vietnam saja sekitar 60 juta ekor bibit lobster,” ujarnya di Kantor Staf Presiden, Jakarta (18/10/2017).

“Kalau mati separuh saja, 30 juta ton, di kali ukuran 300 gram saja itu sudah menjadi nilai velue yang mengerikan sekali. Luar biasa uangnya,” sambung Susi.

(Baca: Penyelundupan 1,8 Juta Benih Lobster Digagalkan, Nilainya Fantastis)

Menteri nyentrik asal Pangandaran, Jawa Barat itu mengungkapkan, bibit lobster kerap diselundupkan ke luar negeri melalui jalur udara.

Caranya, bibit lobster di masukan ke dalam botol-botol kecil dan disimpan di koper. Nilai bibit lobster dalam satu koper ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.

Akibat penyelundupan bibit lobster itu, negara mengalami kerugian besar. Sebab bila dibiarkan hidup, nilai lobster di dalam satu koper bisa menjadi Rp 15 miliar.

“Tetapi itu di eskpor dan dibesarkan di Vietnam. Lalu Vietnam mengekspor lobster 100 kali lebih banyak dari pada Indonesia. Padahal mereka aslinya tidak punya lobster,” kata Susi.

Dari data Kementerian dan Kelautan (KKP), sebanyak 3.730.779 ekor dan 33.708 kg penyelundupan bobster, kepiting, dan rajungan berhasil digagalkan dari 2016-Juli 2017. Nilainya mencapai Rp 509,6 miliar.

Kompas TV Ribuan Bibit Lobster di Sulut Ini Disita & Dilepas

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorAprillia Ika
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X