Utang RI Naik Rp 1.282 Triliun dalam 3 Tahun, Pemerintah Nilai Masih "Oke"

Kompas.com - 19/10/2017, 19:11 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian RI, Darmin Nasution Ketika Ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (9/6/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIRMenteri Koordinator Perekonomian RI, Darmin Nasution Ketika Ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (9/6/2017).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Utang pemerintah terus menggunung. Per akhir September 2017, tercatat sudah mencapai Rp 3.886 triliun. Bila dihitung dari akhir 2014, maka utang pemerintah sudah bertambah Rp 1.282 triliun.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, utang pemerintah tersebut digunakan untuk berbagai hal yang produktif. Dengan begitu, penambahan utang bukan suatu hal yang perlu dikhawatirkan.

"Kalau meminjam untuk sesuatu yang produktif, itu pada dasarnya (masih) oke," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Menurut Darmin, dana dari utang memang digunakan pemerintah untuk membantu pembangunan infrastruktur secara masif diseluruh wilayah di Indonesia. Mulai dari jalan hingga pelabuhan.

Namun Darmin menilai pemerintah tidak bisa mengalkulasi apakah pembangunan infrastruktur sudah seimbang atau belum dengan jumlah utang yang ditarik dalam kurun waktu 3 tahun ke belakang.

Soal dampaknya, Darmin mengatakan bahwa dampak pembangunan infrastruktur tidak akan dirasakan dalam waktu dekat namun dalam jangka panjang.

"Utang digunakan untuk yang produktif. Kalau konsumtif itu misalnya untuk subsidi BBM, itu kan konsumtif. Kalau ini kan enggak karena kita digunakan untuk pembiayaan (pembangunan infrastruktur)," kata Darmin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.