Presiden Jokowi Akan Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika

Kompas.com - 19/10/2017, 21:34 WIB
Sejumlah wisatawan berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pantai Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (10/10/2017). PT PLN (Persero) memprediksi kebutuhan listrik di KEK Mandalika itu baru sebesar 65 MW pada 2025, dan akan mencapai 111 MW pada 2030. ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDISejumlah wisatawan berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pantai Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (10/10/2017). PT PLN (Persero) memprediksi kebutuhan listrik di KEK Mandalika itu baru sebesar 65 MW pada 2025, dan akan mencapai 111 MW pada 2030.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

LOMBOK, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo akan meresmikan operasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (20/10/2017).

Kawasan tersebut dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

Peresmian ini akan dihadiri Menko Perekonomian Darmin Nasution selaku Ketua Dewan KEK Nasional, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur NTB TGB Zainul Majdi, Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer. Hadir pula sejumlah petinggi BUMN.

(Baca juga Jokowi Janjikan Rp 1,8 Triliun untuk KEK Mandalika NTB)

"Peresmian operasionalisasi ini merupakan penghargaan besar bagi usaha yang kami jalani dalam mengemban amanat Presiden dan Kementerian BUMN dalam mewujudkan harapan masyarakat NTB untuk memiliki KEK Pariwisata yang mampu mengelola potensi wisata NTB," kata Abdulbar dalam keterangannya, Kamis (19/10/2017).

Abdulbar menyatakan, KEK Mandalika akan mampu memberikan dampak rentetan perekonomian besar bagi masyarakat NTB.

Sejak ITDC melakukan pembangunan infrastruktur secara intensif di zona inti kawasan, sedikitnya ada 10 unit usaha baru, seperti homestay, restoran, kafe, dan toko ritel memulai usaha di zona Barat kawasan.

"Jumlah ini diyakini masih akan bertambah sejalan dengan kegiatan pengembangan kawasan dan proyek yang berlangsung," ujar Abdulbar.

Dalam lima tahun ke depan, KEK Mandalika diperkirakan akan mampu menyerap hampir 5.000 tenaga kerja lokal.

Saat ini ITDC terus menyiapkan sejumlah infrastruktur dasar yang ditargetkan dapat selesai tahun 2018, antara lain jalan raya di dalam kawasan sepanjang 17 kilometer, jalur pipa distribusi air bersih, dan jaringan listrik PLN.

"ITDC telah menyelesaikan pembangunan instalasi pengolah air bersih berteknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) tahap I dan telah beroperasi sejak November 2016," kata Abdulbar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X