Generasi Milenial Tak Malu Bicarakan Gaji dengan Rekan Kerja

Kompas.com - 20/10/2017, 06:07 WIB
Ilustrasi uang SHUTTERSTOCKIlustrasi uang
|
EditorAprillia Ika

NEW YORK, KOMPAS.com - Seringkali obrolan soal gaji merupakan topik yang tabu untuk dibicarakan. Pasalnya, besaran gaji dianggap sebagai topik yang sifatnya pribadi.

Akan tetapi, terbuka soal gaji kepada rekan kerja ternyata menjadi hal yang lumrah di kalangan generasi milenial, yang merupakan generasi berusia 18-35 tahun. Sejumlah survei yang diselenggarakan di AS pun menunjukkan sudah banyak pegawai yang tak malu membicarakan gaji dengan rekan kerja.

30 persen pegawai di AS, menurut survei yang dihelat Bankrate, membicarakan gajinya dengan rekan kerja. Selain itu, survei lain menunjukan 33 persen generasi milenial berusia lebih tua, yakni 27-36 tahun, mengatakan mereka membicarakan gaji dengan rekan kerja, dibandingkan generasi baby boomers yang hanya 8 persen.

(Baca: Para Bos, Ini Cara Terbaik Memperlakukan Karyawan Milenial)

Namun, ternyata tidak ada salahnya membicarakan gaji Anda dengan rekan kerja. Malah, hal ini dipandang penting oleh ahli.

"Sangat penting untuk membicarakan gaji Anda sehingga (topik itu) tidak lagi tabu. Semakin banyak Anda membicarakannya tanpa berpikir ini tidak harus dibicarakan, maka Anda akan semakin percaya diri ketika Anda menghadapi pembicaraan negosiasi," kata Vicki Salemi, seorang pakar karier seperti dikutip dari CNBC, Kamis (19/10/2017).

Senada dengan Salemi, pakar keuangan personal Erin Lowry menyatakan, generasi milenial semakin berani untuk membicarakan gajinya. Transparansi di kalangan milenial ini kian lumrah terjadi.

"Gerakan transparansi yang dilakukan kaum milenial terkait gaji ini sangat bermanfaat. (Membicarakan gaji dengan rekan kerja) mendorong orang-orang membela diri mereka sendiri dan digaji dengan semestinya," ungkap Lowry.

Salemi menuturkan, hal yang terbaik adalah membicarakan gaji dengan rekan kerja Anda. Apabila Anda mengetahui bahwa Anda digaji rendah, maka Anda mempelajari sesuatu yang amat bernilai dan esensial.

"Jika Anda digaji rendah, Anda harus bertindak. Anda bisa berbicara dengan atasan Anda atau merapikan CV dan mencari pekerjaan baru," terang Salemi.

Kompas TV Generasi Milenial Kerap Berpindah Kerja

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X