Tahun 2030, Mandalika Akan Miliki 10.000 Kamar Hotel dan Sirkuit Balap

Kompas.com - 20/10/2017, 11:15 WIB
Monumen di kawasan Pantai Kuta Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/10/2017). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANMonumen di kawasan Pantai Kuta Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/10/2017).
|
EditorAprillia Ika

LOMBOK, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meresmikan operasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kawasan ekonomi khusus tersebut difokuskan untuk kegiatan kepariwisataan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, KEK Mandalika diproyeksikan bakal memiliki 10.000 kamar hotel. Puluhan ribu kamar tersebut ditargetkan terpenuhi pada tahun 2030.

"Akan ada 2.000 kamar hotel pada tahun 2019," kata Darmin di Pantai Kuta Mandalika, Jumat (20/10/2017).

Tidak hanya itu, Darmin menuturkan, KEK Mandalika juga akan memiliki sirkuit balap kelas dunia. Untuk mendukung kegiatan pariwisata, akan ada 7 hotel yang diperkirakan beroperasi seluruhnya pada tahun 2019.

(Baca: Jokowi Janjikan Rp 1,8 Triliun untuk KEK Mandalika NTB)

Menurut Darmin, salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah bagaimana masyarakat setempat dapat memaksimalkan keberadaan KEK Mandalika. Kawasan ini, kata dia, harus dapat menjadi wahana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Keterlibatan masyarakat didorong melalui peningkatan kemampuannya, sehingga masyarakat setempat betul-betul menjadi bagian dari pengembangan kawasan ini," ungkap Darmin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KEK Mandalika adalah satu dari 12 KEK yang dibangun oleh pemerintahan Presiden Jokowi untuk mendukung perekonomian. Kawasan ini memiliki total luas lahan 1.170 hektar.

Kompas TV Namun, tak sedikit yang menilai tugu nama Bromo justru menjadi pemandangan baru bagi wisatawan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X