KEK Mandalika Bakal Miliki Sirkuit Balap Kelas Dunia - Kompas.com

KEK Mandalika Bakal Miliki Sirkuit Balap Kelas Dunia

Kompas.com - 20/10/2017, 11:45 WIB
Sejumlah wisatawan berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pantai Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (10/10/2017). PT PLN (Persero) memprediksi kebutuhan listrik di KEK Mandalika itu baru sebesar 65 MW pada 2025, dan akan mencapai 111 MW pada 2030.ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI Sejumlah wisatawan berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Pantai Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa (10/10/2017). PT PLN (Persero) memprediksi kebutuhan listrik di KEK Mandalika itu baru sebesar 65 MW pada 2025, dan akan mencapai 111 MW pada 2030.

LOMBOK, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo hari ini, Jumat (20/10/2017) meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kawasan tersebut akan dikhususkan untuk kegiatan kepariwisataan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, berbagai fasilitas akan dibangun di KEK Mandalika tersebut. Salah satu fasilitasnya adalah sirkuit balap.

"(Kawasan Mandalika) Akan memiliki 10.000 kamar hotel, sirkuit balap kelas dunia, convention center," kata Darmin di Pantai Kuta Mandalika, Jumat.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan KEK Mandalika Enoh Suharto Pranoto menjelaskan, KEK Mandalika akan dibangun dengan mereplikasi kawasan Nusa Dua di Bali. Namun, kawasan tersebut akan ditambah sirkuit balap.

(Baca: Tahun 2030, Mandalika Akan Miliki 10.000 Kamar Hotel dan Sirkuit Balap)

"Konsepnya mereplikasi Nusa Dua, tapi ini akan lebih dikembangkan lagi, misalnya ada sirkuit MotoGP di dalam kawasan," ujar Enoh.

Ia mengungkapkan, sudah ada investor yang akan membangun sirkuit balap tersebut. Pada bulan November 2017 mendatang, akan dilakukan penandatanganan kerja sama dengan pihak Vinci Construction Grand Project untuk pembangunan sirkuit.

Pengkajian untuk pembangunan sirkuit tersebut pun sudah dilakukan. Dengan demikian, ditargetkan sirkuit ini dapat segera dibangun.

Kompas TV Gunung Anak Krakatau merupakan gunung berapi aktif yang lahir dari letusan dahsyat Gunung Krakatau tahun 1883 silam.



EditorAprillia Ika
Close Ads X