Hotel-hotel Bintang Lima Bakal Hadir di Mandalika

Kompas.com - 20/10/2017, 12:00 WIB
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika mulai menancapkan diri sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi pelancong saat bertandang ke Pulau Lombok, di Nusa Tenggara Barat. ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDIKawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika mulai menancapkan diri sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi pelancong saat bertandang ke Pulau Lombok, di Nusa Tenggara Barat.
|
EditorAprillia Ika

LOMBOK, KOMPAS.com - Pemerintah telah menetapkan 12 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di seluruh Indonesia. Adapun KEK Mandalika pada hari ini, Jumat (20/10/2017), diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam laporannya kepada Presiden, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, diperkirakan bakal ada 7 hotel yang sudah terealisir pembangunannya pada 2019. Adapun investasi hotel yang sudah dilakukan adalah sebanyak 5 hotel.

"5 hotel bintang lima, antra lain Pullman, Clubmed, Royal Tulip, X2, Paramount," kata Darmin.

Darmin menyatakan, KEK Mandalika dikelola oleh PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Hingga saat ini, ITDC telah mencatat investasi sebesar Rp 13,4 triliun di KEK Mandalika.

(Baca: Tahun 2030, Mandalika Akan Miliki 10.000 Kamar Hotel dan Sirkuit Balap)

"Nilai investasi yang sedang berjalan mencapai Rp 4,1 triliun," ujar Darmin.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo menjelaskan, peran pemerintah dalam menyediakan infrastruktur dasar sangat strategis. Dengan demikian, aliran investasi, khususnya di sektor pariwisata kian deras.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini KEK Mandalika didorong untuk menyediakan infratsruktur dasar sebagai strategi menarik investasi," ujar Wahyu.

Selain investasi di bidang perhotelan, investasi juga dilakukan pada sektor pengelolaan air. Investasi tersebut adalah Sea Water Reverse Osmosis atau pengelolaan air laut menjadi air tawar dengan kapasitas 3.000 meter kubik per hari.

Kompas TV Gubernur Bali juga sudah mengundang para konsulat untuk meyakinkan keamanan di daerahnya.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X