Menunggu Kelanjutan Rencanan Penjualan Saham Delta Jakarta milik Pemprov DKI

Kompas.com - 23/10/2017, 13:37 WIB
Direktur Pemasaran Delta Djakarta, Ronny Titiheruw di Senayan National Golf Club House, Jakarta, Senin (23/10/2017).  KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIDirektur Pemasaran Delta Djakarta, Ronny Titiheruw di Senayan National Golf Club House, Jakarta, Senin (23/10/2017). 
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berencana menjual saham bir milik Pemprov DKI Jakarta PT Delta Djakarta Tbk.

Hal itu rencananya dilakukan Anies-Sandiaga setelah keduanya resmi dilantik menjadi Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Adapun alasan pelepasan saham tersebut karena dengan memiliki saham di Delta Djakarta, hal itu tidak berkaitan dengan kebutuhan warga Jakarta.

Namun, bagaimanakah kelanjutan rencana penjualan saham Delta Jakarta Milik DKI Jakarta?

Direktur Pemasaran Delta Djakarta, Ronny Titiheruw mengaku, masih belum tahu kelanjutan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjual saham perusahaan produsen dan distributor minuman alkohol ini.

Menurut dia, hingga sampai saat ini belum ada pembicaraan resmi antara Pemprov DKI Jakarta dengan perseroan untuk menjual saham.

"Kami belum dapat informasi resmi dari DKI Jakarta. Coba tanya ke Pak Gubernur, sampai saat ini belum ada (pembicaraan resmi)," ujar Ronny saat ditemui di Senayan National Golf Club House, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Meski demikian, Ronny mempersilahkan kepada Pemprov DKI Jakarta jika ingin menjual saham perseroan. Saat ini, Pemprov DKI Jakarta memiliki 26 persen saham perseroan.

"Itu sih hak mereka (menjual saham). Ya hak perogratif mereka sebagai pemegang saham?. Dia (Pemprov DKI Jakarta, bukan saham pengendali," pungkas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X