Kompas.com - 23/10/2017, 18:54 WIB
Direktur Pemasaran Delta Djakarta, Ronny Titiheruw di Senayan National Golf Club House, Jakarta, Senin (23/10/2017).  KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIDirektur Pemasaran Delta Djakarta, Ronny Titiheruw di Senayan National Golf Club House, Jakarta, Senin (23/10/2017). 
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan produsen dan distributor minuman alkohol PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) menyatakan bisnis industri minuman alkohol masih tertekan. Hal itu disebabkan oleh faktor regulasi dan daya beli masyarakat.

Direktur Pemasaran Delta Djakarta, Ronny Titiheruw mengatakan, tertekannya bisnis industri adanya minuman alkohol karena adanya, aturan perlarangan minuman alkohol di minimarket ikut mengerek penjualan perusahaan.

Aturan tersebut yakni, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

"Kalau, yang peraturan Permendag sangat berpengaruh. Pada tahun 2015 kan industri anjlok sampai hampir 30 persen. Dan sampai sekarang belum ke level sebelumnya tahun 2014," ujar Ronny di Jakarta, Senin (23/10/2017).

Selain itu, tutur Ronny, melemahnya daya beli masyarakat di sektor ritel juga ikut menurunkan penjualan minuman alkohol.

Contohnya, pada semester I tahun 2017 penjualan perseroan turun 11,87 persen menjadi Rp 723,46 miliar.

Meski demikian, Ronny merasa optimistis bisnis minuman alkohol akan tetap tumbuh. Dia memperkirakan, industri minuman alkohol akan tumbuh 5 persen sampai 7 persen tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya harapkan mudah-mudahan bisa normal. Dan udah bisa bagus lagi," pungkas dia.

Kompas TV Dalam negeri bisnis ritel indonesia mulai merasakan pahitnya dampak larangan menjual minuman alkohol di minimarket. Korban pertama yang harus menutup puluhan tokonya adalah mini market tempat nongkrong anak muda, 7 eleven.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.