3 Tahun Jokowi-JK, 26 Lokasi Ini Nikmati Harga BBM Seperti di Jawa

Kompas.com - 23/10/2017, 21:13 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu program pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk mengatasi ketimpangan adalah penerapan bahan bakar minyak (BBM) satu harga. Dengan program ini, harga BBM di suatu daerah terpencil yang sebelumnya mahal kini bisa seragam dengan harga BBM di Pulau Jawa.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar mengatakan, saat ini setidaknya sudah ada 26 daerah yang harga BBM-nya sama dengan di Pulau Jawa, yakni Rp 6.450/liter untuk premium dan Rp 5.150/liter untuk Solar.

"Per Oktober 2017 sudah 26 titik," kata Arcandra dalam jumpa pers 3 tahun Jokowi-JK di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Senin (23/10/2017).

Sebelumnya, harga BBM di 26 daerah itu bervariasi, antara Rp 7.000 hingga Rp 100.000. Penyeragaman harga BBM dimungkinkan setelah adanya penyalur yang beroperasi di 26 daerah itu.

Dari 26 titik tersebut, paling banyak ada di Wilayah Indonesia Timur, khususnya di Papua. Hingga tahun 2019 pemerintah menargetkan membangun lembaga penyalur BBM di 157 lokasi pada 148 kabupaten/kota.

Berikut 26 lokasi yang sudah menikmati BBM dengan harga yang sama dengan di Jawa:
1. Nias Selatan, Kecamatan Pulau-Pulau Batu. Harga sebelumnya Rp 9000
2. Kepulauan Mentawai, kecamatan Siberut Selatan. Harga sebelumnya Rp 7000-8000
3. Jepara, Kecamatan Kepulauan Karimun Jawa. Harga sebelumnya Rp 8000
4. Sumenep, kecamatan Raas. Harga sebelumnya Rp 10.000
5. Sambas, kecamatan Paloh. Harga sebelumnya Rp 9000
6. Bengkayang, kecamatan Jagoi Nanang. Harga sebelumnya Rp 8000-10.000
7. Mahakam Ulu kecamatan Long Apari Harga sebelumnya Rp 15.000-18.000
8. Nunukan kecamatan Krayan. Harga sebelumnya Rp 40.000
9. Suruhan kecamatan Danau Sembuluh. Tak ada keterangan soal harga sebelumnya
10. Sumbawa kecamatan Labuhan Badas. Harga sebelumnya Rp 7000-8000.
11. Sumba Timur kecamatan Waingapu. Harga sebelumnya Rp 8000-9500
12. Wakatobi kecamatan Wangi-Wangi. Harga sebelumnya Rp 7000-8000. 
13. Halmahera Selatan kecamatan Kayoa Barat. Tak ada keterangan soal harga sebelumnya.
14. Kepulauan Talaud kecamatan Melonguane. Harga sebelumnya Rp 10.000-15.000
15. Seram Bagian Barat, kecamatan Amalatu. Tak ada keterangan soal harga sebelumnya.
16. Pulau Morotai kecamatan Morotai Utara. Harga sebelumnya Rp 10.000.
17. Sorong Selatan kecamatan Moswaeen. Harga sebelumnya Rp 12.000-15.000.
18. Pegunungan Arfak. Kecamatan Anggi. Harga sebelumnya Rp 15.000-30.000
19. Intan Jaya kecamatan Sugapa. Harga sebelumnya Rp 30.000-60.000
20. Paniai distrik Paniai Barat. Harga sebelumnya Rp 12.000
21. Puncak kecamatan Ilaga. Harga sebelumnya Rp 10.000-100.000
22. Mamberamo Tengah, kecamatan Kobakma. Harga sebelumnya Rp 30.000-60.000
23. Nduga, kecamatan Kenyam. Harga sebelumnya Rp 20.000-50.000
24. Tolikara kecamatan Karubaga/Wenam. Harga sebelumnya Rp. 20.000-50.000
25. Yalimo, kecamatan Elelim. Harga sebelumnya Rp 20.000-30.000
26. Mamberamo Raya kecamatan Kasonaweja Rp 30.000-50.000

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepanjang 2022, OJK Tindak 618 Pinjol Ilegal

Sepanjang 2022, OJK Tindak 618 Pinjol Ilegal

Whats New
Isu Badai PHK, Perusahaan Otomotif Astrido Justru Buka 13 Posisi Lowongan Kerja

Isu Badai PHK, Perusahaan Otomotif Astrido Justru Buka 13 Posisi Lowongan Kerja

Work Smart
Sri Mulyani Sebut Jokowi Minta Jajarannya Antisipasi Persoalan Beras

Sri Mulyani Sebut Jokowi Minta Jajarannya Antisipasi Persoalan Beras

Whats New
Bidik Proyek Ekonomi Berkelanjutan, INA Gandeng Investment Fund for Developing Countries

Bidik Proyek Ekonomi Berkelanjutan, INA Gandeng Investment Fund for Developing Countries

Whats New
Data Center STT di Bekasi Dibangun untuk Jawab Kebutuhan Ekonomi Digital RI

Data Center STT di Bekasi Dibangun untuk Jawab Kebutuhan Ekonomi Digital RI

Whats New
Program Konversi Motor Listrik Lesu, Ini Penyebabnya

Program Konversi Motor Listrik Lesu, Ini Penyebabnya

Whats New
ASDP Tingkatkan Kapasitas Dermaga dan Armada Antisipasi Lonjakan Penumpang Selama Nataru

ASDP Tingkatkan Kapasitas Dermaga dan Armada Antisipasi Lonjakan Penumpang Selama Nataru

Whats New
Tahun Depan, The Fed Diyakini Tak Akan Seagresif 2022

Tahun Depan, The Fed Diyakini Tak Akan Seagresif 2022

Whats New
Pasar Gas Bumi di Semarang, Kendal, dan Batang Diperluas

Pasar Gas Bumi di Semarang, Kendal, dan Batang Diperluas

Whats New
Menpan-RB: Reformasi Birokrasi Bukan Tumpukan Kertas

Menpan-RB: Reformasi Birokrasi Bukan Tumpukan Kertas

Whats New
 Ajak Pengusaha AS Investasi, Airlangga Jamin Kepastian dan Kemudahan Berusaha

Ajak Pengusaha AS Investasi, Airlangga Jamin Kepastian dan Kemudahan Berusaha

Whats New
Menko Airlangga Proyeksi Inflasi Capai 5,5 Persen di Akhir 2022

Menko Airlangga Proyeksi Inflasi Capai 5,5 Persen di Akhir 2022

Whats New
Bapanas Sebut Beras Impor untuk Cadangan, Tidak Dikeluarkan secara Bebas

Bapanas Sebut Beras Impor untuk Cadangan, Tidak Dikeluarkan secara Bebas

Whats New
Talenta Digital Data Center RI Masih Minim, Padahal Potensi Industrinya Besar

Talenta Digital Data Center RI Masih Minim, Padahal Potensi Industrinya Besar

Whats New
Menko Airlangga Targetkan 65 Persen Pemda Terdigitalisasi di 2023

Menko Airlangga Targetkan 65 Persen Pemda Terdigitalisasi di 2023

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.