Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemenang Lelang 59 Mobil Mewah Harus Bayar Berbagai Kewajiban Ini...

Kompas.com - 24/10/2017, 08:09 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membebankan berbagai kewajiban kepada pemenang lelang satu paket kendaraan bermotor yang terdiri dari 59 unit mobil mewah dari hasil sitaan Bea Cukai Banda Aceh.

(Baca: Siang Ini, Pemerintah Lelang 59 Mobil Mewah via "Online")

Kewajiban itu berupa biaya yang menjadi tanggungan pemenang. Berdasarkan pengumuman lelang Nomor: Peng - 02/WBC.01/KKP.MP.02/2017, setidaknya ada empat biaya yang harus dibayarkan oleh pemenang lelang. Pertama yaitu bea lelang.

"Bea lelang pembeli sebesar 2 persen dari harga lelang," seperti dikutip dari pengumuman tesebut, Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Kedua, biaya lain yang harus dibayarkan oleh pemenang lelang yaitu bea pencacahan sebesar 2,5 persen dari harga lelang. Biaya ini  disetorkan ke kas negara dengan menggunakan sistem e-billing.

Ketiga, sewa gudang sebesar Rp 560 juta. Pemenang lelang membayar uang sewa gedung ke rekening PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Malahayati hingga November 2017.

Apabila sampai dengan waktu yang ditentukan pemenang lelang belum selesai mengeluarkan 59 unit mobil mewah tersebut, maka akan dikenakan tarif pemakaian gudang kategori bisnis.

Sementara itu kewajiban keempat yakni membayar jasa pra lelang sebesar 15 persen dari harga lelang.

Lelang akan dilaksanakan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Banda Aceh dalam kurun waktu 3 jam saja yaitu mulai pukul 11.00 - 14.00 WIB, hari ini.

Adapun perantara lelang adalah Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banda Aceh dengan jasa pralelang PT Balai Lelang Artha.

Lelang 59 unit mobil mewah itu akan dilakukan tanpa kehadiran peserta lelang namun melalui internet atau e-auction dengan penawaran terbuka di https://www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id/

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+