Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Luhut Sebut Airbus Berencana Buka Bengkel Pesawat Militer di Indonesia

Kompas.com - 25/10/2017, 06:56 WIB
Achmad Fauzi

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, produsen pesawat asal Perancis Airbus berencana membuka bengkel pesawat militer di Indonesia.

Airbus ingin bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia (Persero) untuk membuka bengkel perawatan dan perbaikan pesawat militer.

"Jadi untuk Airbus C-295 kemudian Airbus A400 M seperti itu untuk militer. Mereka mempertimbangkan sekali untuk ada kerja sama dengan Dirgantara Indonesia," ujar Luhur di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Meski begitu, tutur Luhut, tidak menutup kemungkinan bahwa Airbus juga membuka bengkel untuk pesawat komersil. Pasalnya, beberapa maskapai Indonesia juga banyak yang menggunakan pesawat dari Airbus.

"Mereka (Airbus) juga mempertimbangkan (buka bengkel pesawat). Karena kita kan beli  (pesawat)  banyak. Saya enggak tau berapa ratus (jumlahnya)," tutur dia.

Sejauh ini rencana Airbus tersebuta masih dalam pembicaraan antara pemerintah dan pihak Airbus. Namun demikian, pembicaraan ini akan terus berlanjut. 

"Segera sih. Tadi datang dan janjian mau ketemu lagi. Ya kan urusannya dengan Kementerian Perhubungan?," pungkas dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com