Kompas.com - 25/10/2017, 16:48 WIB
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/6/2017). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGPergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/6/2017).
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesuai dengan ekspektasi para analis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level psikologis 6.000 di akhir tahun ini.

Namun sebelum akhir tahun, level tersebut berhasil ditempus. Sore ini, Rabu (25/10/2017), IHSG ditutup menguat sebesar 73,35 poin atau 1,23 persen di posisi 6.025,43.

Saham-saham sektor industri dasar dan perdagangan menjadi penyumbang tenaga terbesar bagi penguatan IHSG.

Naiknya saham PT United Tractors Tbk (UNTR) hingga 9,04 persen juga turut memberikan dorongan bagi indeks, di samping mengalirnya modal asing masuk ke lantai bursa.

Sebanyak 206 saham diperdagangkan menguat, 136 saham melemah dan 124 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 9,18 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,69 triliun.

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 130,39 miliar di seluruh pasar dan Rp 109,47 miliar di pasar reguler.

Saham-saham yang menopang IHSG pada hari ini meliputi BMRI (2,56 persen) ke posisi Rp 7.000 per saham. Kemudian UNTR (9,04 persen) menjadi Rp 34.950, BBCA (2,18 persen) ke level Rp 21.050 dan BBRI (0,8 persen) menjadi Rp 15.600.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saham-saham yang membebani IHSG yakni TLKM (-3,3 persen) ke Rp 4.090, ASII (-0,3 persen) menjadi Rp 8.150 dan BUMI (-3,3 persen) menjadi Rp 234.

Dari 10 indeks sektoral saham, hanya ada satu sektor yang melemah yakni infrastruktur (-1,2 persen). Selebihnya, indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia menguat.

Sektor-sektor tersebut yakni konsumer (1,48 persen), agribisnis (0,23 persen), pertambangan (1,39 persen), manufaktur (1,59 persen), aneka industri (0,11 persen), keuangan (1,18 persen), perdagangan (2,34 persen), industri dasar (3,14 persen) dan properti (2,1 persen).

Meski IHSG menembus level 6.000, nilai tukar rupiah justru terpuruk pada hari ini. Mengutip Bloomberg, rupiah diperdagangkan di Rp 13.578 per dollar AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.