Kompas.com - 26/10/2017, 11:29 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - DPR telah mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018, dalam paripurna yang diselenggarakan, pada Rabu (25/10/2017).

Sebanyak delapan dari 10 fraksi menerima postur anggaran dan kegiatan yang tercantum dalam APBN 2018.

Hanya fraksi Partai Gerindra yang menolak mengesahkan APBN, sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerima dengan catatan.

Adapun total belanja dalam APBN 2018 sebesar Rp 2.220,657 triliun dan target pendapatan negara sebesar Rp 1.894 triliun. Kemudian, bagaimana mekanisme setelah APBN 2018 disahkan?

(Baca: Diwarnai Interupsi, DPR Tetapkan APBN 2018)

"Mekanisme pagu anggaran dalam waktu dua hingga tiga minggu ke depan akan dibahas oleh tiga pihak, yakni Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Kementerian/Lembaga untuk merinci kegiatan dan penggunaannya," kata Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani.

Kementerian/Lembaga akan mendetailkan masing-masing kegiatan dan membahas tambahan pagu anggaran. Kemudian akan diketahui total belanja pegawai, belanja modal, bantuan sosial, dan lain-lain.

Rinciannya akan ditetapkan dalam bentuk Peraturan Presiden pada akhir November 2017. Askolani berharap, mekanisme ini dapat rampung tepat waktu seperti pada tahun sebelumnya.

Presiden Joko Widodo akan merilis Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pada pertengahan bulan Desember.

"Sehingga ini menjadi langkah awal K/L bisa mengeksekusi pagunya sejak 1 Januari 2018. Dengan kepastian DIPA yang lebih cepat ini, K/L sudah bisa melakukan bidding saat ini, kemudian penandatanganan dengan pihak ketiga bisa dilakukan setelah DIPA ditetapkan oleh Kemenkeu pada pertengahan Desember," kata Askolani.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan pihak terkait segera melaksanakan persiapan sebelum Presiden meluncurkan DIPA untuk K/L serta pemerintah daerah pada Desember.

Perempuan yang akrab disapa Ani itu menyebut, K/L dan pemerintah daerah penting mengetahui besaran Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Selain itu, daerah tertentu juga perlu mengetahui apakah akan mendapat Dana Otonomi Khusus dan Dana Desa.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Whats New
7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

Whats New
Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Whats New
Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Whats New
APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

Whats New
Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Whats New
Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Whats New
Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Whats New
Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Whats New
IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

Whats New
BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Whats New
Permudah Seleksi CV, Bangun Job Portal Sendiri Bersama Jobseeker Company

Permudah Seleksi CV, Bangun Job Portal Sendiri Bersama Jobseeker Company

Work Smart
Rayakan Hari Jadi Ke-7, J&T Express Beri Pelanggan Bebas Ongkir 100 Persen

Rayakan Hari Jadi Ke-7, J&T Express Beri Pelanggan Bebas Ongkir 100 Persen

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.