Kompas.com - 26/10/2017, 13:59 WIB
Pengunjung memadati gerai Debenhams di mal Senayan City, Jakarta Pusat, Sabtu (21/6). Pengunjung berburu potongan harga yang khusus diberikan pengelola mal pada Jakarta Midnight Sale selama dua hari dalam menyambut HUT DKI Jakarta ke 487. Kompas/Lucky Pransiska (UKI) Kompas/Lucky Pransiska (UKI) Pengunjung memadati gerai Debenhams di mal Senayan City, Jakarta Pusat, Sabtu (21/6). Pengunjung berburu potongan harga yang khusus diberikan pengelola mal pada Jakarta Midnight Sale selama dua hari dalam menyambut HUT DKI Jakarta ke 487. Kompas/Lucky Pransiska (UKI)
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) memastikan akan menghentikan secara total operasional toko ritel Debenhams di Indonesia pada akhir tahun 2017.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari restrukturisasi usaha perseroan menyusul tinjauan strategis pada bulan Juni 2017 lalu.

Sebelumnya, MAP juga mengumumkan rencana untuk menghentikan operasional Lotus Department Store pada akhir bulan Oktober 2017.

Head of Corporate Communication MAP, Fetty Kwartati mengatakan, bisnis MAP kedepan akan fokus pada gerai department store yang lain, yakni SOGO, SEIBU, dan Galeries Lafayette.

“Di berbagai belahan dunia, generasi millenials telah menjauh dari department store, dan mereka lebih memilih untuk belanja di toko-toko khusus. Tak terkecuali di Indonesia,” kata Fetty melalui keterangan resmi, Kamis (26/10/2017).

Menurutnya, keputusan untuk menutup toko ini dilakukan setelah mempertimbangkan perubahan tren ritel global secara hati-hati.

Melalui penutupan ini, Fetty mengatakan, pihaknya juga akan lebih banyak berinvestasi pada lini bisnis lain, seperti toko-toko bermerk seperti Adidas, Converse, serta Payless. Hingga lini bisnis yang bergerak di sektor makanan dan minuman, seperti Starbucks, Domino’s Pizza, maupun Burger King.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, guna mengikuti perkembangan e-commerce di Indonesia, pihaknya berupaya menyesuaikan perkembangan tersebut dengan terjun kepada bisnis digital.

“Menanggapi fenomena ini, MAP telah merilis gerai online yang diberi nama MAPeMall. Secara intens, kami akan mengembangkan bisnis O2O (Online to offline) kami sebagai bagian dari visi perusahaan untuk menjadi peritel omni-channel terdepan di Asia,” ungkap Fetty.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.