Beroperasi 2018, Bandara Kertajati Gandeng Berbagai Maskapai

Kompas.com - 26/10/2017, 18:58 WIB
Perkembangan pembangunan Terminal Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, terekam pada Selasa (26/9/2017). Pemerintah pusat bertekad mengatasi kendala pembangunan BIJB seperti pembebasan lahan. BIJB ditargetkan beroperasi pada Juni 2018. KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRIPerkembangan pembangunan Terminal Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, terekam pada Selasa (26/9/2017). Pemerintah pusat bertekad mengatasi kendala pembangunan BIJB seperti pembebasan lahan. BIJB ditargetkan beroperasi pada Juni 2018.
Penulis Reni Susanti
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

BANDUNG, KOMPAS.com - Bandar udara Internasional Jawa Barat ( BIJB) dilirik sejumlah maskapai besar. Setelah Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Citylink, kini giliran Lion Group yang tertarik untuk melayani penerbangan di BIJB.

Lion Air Group bersama beberapa anak maskapai di Indonesia seperti Wings Air, Batik Air, dan Malindo Air yang beroperasi di Malaysia serta Thai Lion Air yang berbasis di Thailand pada hari ini melakukan kerja sama strategis bersama dengan PT BIJB.

Kerja sama tersebut di antaranya meliputi pelayanan jasa transportasi di bandara yang terletak di kawasan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jabar.

"Ini kemajuan dan perkembangan yang sangat baik dalam pembangunan insfrastruktur khususnya sebuah Bandara. Hal ini tentu dapat meningkatkan konektivitas serta perluasan akses ke beberapa destinasi domestik maupun Internasional," ujar Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (26/10/2017).

Edward menambahkan, kehadiran maskapainya akan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Selain itu, pasar Jabar menarik. Salah satunya, potensi pemberangkatan ibadah umrah.

Setiap tahun, jemaah umrah asal Jabar menjadi yang terbesar. Sebanyak 30.000 warga Jabar pergi melakukan ibadah umrah.

"Saya kira dengan jumlah penduduk dan wilayah cakupan Jawa Barat menjadi sangat besar," katanya.

Edward menargetkan, maskapainya bisa menggaet 10 persen dari total jumlah pengguna transportasi udara untuk ibadah umrah asal Jabar di BIJB.

Sementara itu, Direktur utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra mengatakan, Lion Air Group akan menjadi pelengkap kebutuhan sarana transportasi udara penerbangan dari dan menuju Jawa Barat.

"Kerja sama ini membawa angin segar buat BIJB," ucapnya.

Apalagi Lion Air memiliki 112 armada yang terbang ke 183 rute dengan pelayanan ke seluruh penjuru Indonesia. Adapun untuk rute internasional Lion Air melayani sejumlah negara seperti, Singapura, Malaysia, Saudi Arabia, dan China.

Jumlah rute tentunya akan terus bertambah mengingat pasar penerbangan di Indonesia yang terus berkembang begitu pesat ditambah dengan pelayanan baru lewat BIJB.

Virda mengungkapkan, BIJB akan beroperasi 2018. Karena itu, pihaknya akan menggandeng banyak maskapai untuk penerbangan domestik dan internasional.

Sejauh ini ada 14 rute penerbangan yang akan dilayani. 10 rute di antaranya, penerbangan domestik seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bali. Untuk penerbangan internasional melayani Singapura, Thailand, Malaysia, dan Arab Saudi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X