Tolak Proyek Di Bawah Rp 200 Miliar, PT PP Tegaskan Tak Ambil Jatah Swasta

Kompas.com - 31/10/2017, 06:33 WIB
PT Pembangunan Perumahan KONTAN/ BaihakiPT Pembangunan Perumahan
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PP (Persero) menyatakan diri untuk tidak lagi mengambil proyek di bawah Rp 200 miliar sejak 2016 lalu.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Keuangan PT PP, Agus Purbianto saat media gathering, di Jakarta, Senin (30/10/2017).

“Proyek di daerah (dengan nilai) di bawah Rp 200 miliar kami tidak ambil sejak tahun 2016, kecuali proyek yang strategis,” ujar Agus.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT PP, Nugroho Agung Sunyoto menambahkan bahwa PT PP sudah tidak lagi mengambil proyek dari APBD tingkat 1 dan tingkat 2.

“Proyek kami itu, 61 persen BUMN termasuk Perumnas. APBN itu hanya 11 persen, karena PT PP tidak mengambil proyek dibawah Rp 200 miliar,” ungkap Nugroho.

Ia juga menjelaskan pendirian cabang di daerah-daerah bukan bertujuan untuk mengambil proyek yang ada di daerah, tapi untuk mendekatkan proyek yang sedang digarap perseroan.

“Jadi apa yang dikatakan BUMN mengambil jatah swasta itu tidak benar,” tegas Nugroho.

Sebelumnya sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berbicara dengan Presiden Joko Widodo, terkait BUMN yang banyak mengambil jatah proyek yang seharusnya diambil oleh pihak swasta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X