Ditjen Pajak Belum Terima Usul Insentif Pajak dari Pengusaha Ritel

Kompas.com - 31/10/2017, 17:12 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pengusaha ritel memiliki opsi mengajukan kemudahan insentif pajak kepada pemerintah untuk meringankan beban di tengah situasi ekonomi saat ini.

Namun Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak Kemenkeu) belum menerima pengajuan pembebasan pajak penghasilan (PPh) Pasal 23 dari para pengusaha ritel.

"Enggak ada, belum usul (pengurangan PPh)," ujar Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi di Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Meski begitu, Ken justru menilai tidak ada hal-hal yang krusial dari situasi sektor ritel. Meski banyak ritel tutup tutur dia, namun perusahaan tersebut justru beralih ke bisnis online.

Sementara itu, saat ditanya terkait aturan pajak e-commerce, Ken menuturkan aturannya masih digodok. Ditjen Pajak tutur dia, sedang berkoordinasi dengan Ditjen Bea Cukai merumuskan aturan tersebut.

(Baca: Agar PHK Massal Karyawan Department Store Tidak Terjadi...)

Bea Cukai digandeng lantaran banyak barang yang dijual secara online berasal dari luar negeri. Oleh karena itu, ada potensi penerimaan dari sisi bea masuk barang impor.

"Dari Ditjen Pajak sudah diusulkan tetapi dibicarakan dulu dengan Bea Cukai lah. Kalian enggak usah buru-buru. Tenang saja," kata Ken.

Sebelumnya, Ekonom Institute For Economic and Development Finance (Indef) Bima Yudhistira menilai, pemerintah perlu segera mengambil berbagai cara untuk mencegah PHK massal di sektor ritel.

Hal itu menyusul adanya potensi PHK massal ribuan karyawan akibat banyaknya department store tutup.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pentingnya Layanan Identitas Digital yang Mumpuni dalam Ekosistem Keuangan

Pentingnya Layanan Identitas Digital yang Mumpuni dalam Ekosistem Keuangan

Whats New
Rekomendasi Rakornas Investasi: Tetap Pertahankan Hilirisasi

Rekomendasi Rakornas Investasi: Tetap Pertahankan Hilirisasi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil Minta Sri Mulyani Tambah Dana DAK

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil Minta Sri Mulyani Tambah Dana DAK

Whats New
Balas Kekalahan di WTO, Jokowi Berencana Naikkan Pajak Ekspor Nikel

Balas Kekalahan di WTO, Jokowi Berencana Naikkan Pajak Ekspor Nikel

Whats New
Dongkrak Wisatawan di Labuan Bajo, Injourney Bakal Gelar Konser Malam Tahun Baru

Dongkrak Wisatawan di Labuan Bajo, Injourney Bakal Gelar Konser Malam Tahun Baru

Whats New
Rekrutmen Besar-besaran di 30 BUMN Siap Dibuka, Pantau Infonya

Rekrutmen Besar-besaran di 30 BUMN Siap Dibuka, Pantau Infonya

Work Smart
Sebut Kondisi Global Ruwet, Jokowi: Kepala Negara G20 Semuanya Pusing

Sebut Kondisi Global Ruwet, Jokowi: Kepala Negara G20 Semuanya Pusing

Whats New
Menperin Sebut Industri Manufaktur RI Tetap Ekspansif

Menperin Sebut Industri Manufaktur RI Tetap Ekspansif

Whats New
Harga Tiket TMII Tak Naik Usai Direnovasi, InJourney: Kita Ingin Jadikan Taman Terbuka

Harga Tiket TMII Tak Naik Usai Direnovasi, InJourney: Kita Ingin Jadikan Taman Terbuka

Whats New
Mulai Besok hingga 7 Desember, Buruh Demo Tolak Kenaikan UMP DKI

Mulai Besok hingga 7 Desember, Buruh Demo Tolak Kenaikan UMP DKI

Whats New
Tekan Biaya Dana, BTN Fokus Tingkatkan Margin Bunga Bersih

Tekan Biaya Dana, BTN Fokus Tingkatkan Margin Bunga Bersih

Whats New
Mandiri Sekuritas Perbarui Fitur di Aplikasi Sahamnya, Apa Saja?

Mandiri Sekuritas Perbarui Fitur di Aplikasi Sahamnya, Apa Saja?

Earn Smart
Tahun Depan, Rekrutmen CPNS Akan Kembali Dibuka

Tahun Depan, Rekrutmen CPNS Akan Kembali Dibuka

Work Smart
Beli Saham Bisa Dapat Voucher Diskon Makanan dan Minuman

Beli Saham Bisa Dapat Voucher Diskon Makanan dan Minuman

Earn Smart
Cukai Rokok Naik Lagi, Anggota Komisi IV Misbakhun Minta Pemerintah Pikirkan Nasib Petani

Cukai Rokok Naik Lagi, Anggota Komisi IV Misbakhun Minta Pemerintah Pikirkan Nasib Petani

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.