Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bisakah Ritel Modern Lotus di Sarinah Beroperasi Lagi?

Kompas.com - 02/11/2017, 09:22 WIB
Kontributor Amerika Serikat, Andri Donnal Putera

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tutupnya gerai Lotus di Sarinah, Jakarta Pusat, sempat jadi perbincangan khalayak lantaran tidak diduga-duga sebelumnya.

Gerai Lotus yang sudah berdiri selama puluhan tahun itu juga disebut sebagai salah satu ritel yang melegenda, karena tetap beroperasi dan bertahan hingga akhirnya tutup karena merugi terus-menerus.

CEO Sogo Department Store Handaka Santosa dalam sebuah diskusi di Hotel Ibis, Jakarta Barat, Rabu (1/11/2017) sempat mengungkapkan beratnya memutuskan untuk menutup Lotus.

Saat ditanya tentang sejumlah kemungkinan, Handaka menanggapi pertanyaan mungkinkah Lotus dibuka kembali nanti.

(Baca: "Bisnis Ritel Enggak Ada Matinya!")

"Nanti kalau memang keadaan membaik, kenapa enggak (buka Lotus lagi)? Kan nilai historinya, saya cerita kan, 27 tahun lalu kami buka," kata Handaka kepada pewarta.

Handaka menjelaskan, gerai Lotus dibuka pada tahun 1989 silam. Meski telah beroperasi selama hampir 30 tahun, belakangan laporan keuangan Lotus tercatat buruk dan jika dibiarkan, lama-kelamaan bisa memengaruhi pendapatan perusahaan yang menaunginya, yakni PT Mitra Adiperkasa (MAP).

"Itu bukan keputusan yang mudah, tapi kami harus ambil keputusan supaya perusahaan bisa berkembang," tutur Handaka.

Gerai ritel lain di bawah PT MAP, yakni Debenhams, juga akan mengalami nasib yang sama dalam waktu dekat.

Namun, gerai seperti Sogo justru akan berekspansi dengan membuka gerai baru, salah satunya di Supermall Karawaci, Tangerang, pada 5 November 2017 mendatang.

Fenomena ditutupnya ritel-ritel ternama itu dianggap Handaka sebagai hal yang biasa. Dari kacamata pengusaha, penutupan gerai seperti Lotus dan Debenhams termasuk strategi bisnis yang harus diambil dengan memperhitungkan berbagai macam kondisi, di antaranya perilaku konsumen dan daya beli masyarakat kini.

"Kami kan tetap harus ada pertumbuhan di sales dan profit. Ini masalah yang lumrah, kalau tidak menghasilkan ya tutup," ujar Handaka.

Kompas TV Toko ritel menengah atas Debenhams dikabarkan akan menutup salah satu gerainya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

7 Contoh Kebijakan Fiskal di Indonesia, dari Subsidi hingga Pajak

Whats New
'Regulatory Sandbox' Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

"Regulatory Sandbox" Jadi Ruang untuk Perkembangan Industri Kripto

Whats New
IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

IHSG Melemah 0,83 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut

Whats New
Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Nasabah Bank DKI Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di Seluruh ATM BRI

Whats New
Genjot Layanan Kesehatan, Grup Siloam Tingkatkan Digitalisasi

Genjot Layanan Kesehatan, Grup Siloam Tingkatkan Digitalisasi

Whats New
Pelita Air Siapkan 273.000 Kursi Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Pelita Air Siapkan 273.000 Kursi Selama Periode Angkutan Lebaran 2024

Whats New
Puji Gebrakan Mentan Amran, Perpadi: Penambahan Alokasi Pupuk Prestasi Luar Biasa

Puji Gebrakan Mentan Amran, Perpadi: Penambahan Alokasi Pupuk Prestasi Luar Biasa

Whats New
Pengertian Kebijakan Fiskal, Instrumen, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Pengertian Kebijakan Fiskal, Instrumen, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya

Whats New
Ekspor CPO Naik 14,63 Persen pada Januari 2024, Tertinggi ke Uni Eropa

Ekspor CPO Naik 14,63 Persen pada Januari 2024, Tertinggi ke Uni Eropa

Whats New
Tebar Sukacita di Bulan Ramadhan, Sido Muncul Beri Santunan untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

Tebar Sukacita di Bulan Ramadhan, Sido Muncul Beri Santunan untuk 1.000 Anak Yatim di Jakarta

BrandzView
Chandra Asri Bukukan Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dollar AS pada 2023

Chandra Asri Bukukan Pendapatan Bersih 2,15 Miliar Dollar AS pada 2023

Whats New
Tinjau Panen Raya, Mentan Pastikan Pemerintah Kawal Stok Pangan Nasional

Tinjau Panen Raya, Mentan Pastikan Pemerintah Kawal Stok Pangan Nasional

Whats New
Kenaikan Tarif Dinilai Jadi Pemicu Setoran Cukai Rokok Lesu

Kenaikan Tarif Dinilai Jadi Pemicu Setoran Cukai Rokok Lesu

Whats New
Puasa Itu Berhemat atau Boros?

Puasa Itu Berhemat atau Boros?

Spend Smart
Kadin Proyeksi Perputaran Uang Saat Ramadhan-Lebaran 2024 Mencapai Rp 157,3 Triliun

Kadin Proyeksi Perputaran Uang Saat Ramadhan-Lebaran 2024 Mencapai Rp 157,3 Triliun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com