Menhub Minta Para Dirjen Baru Tak Melanggar Hukum

Kompas.com - 03/11/2017, 18:00 WIB
Pelantikan Kepala BMKG, pejabat tinggi, pejabat madya, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jumat (3/11/2017). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANPelantikan Kepala BMKG, pejabat tinggi, pejabat madya, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di lingkungan Kementerian Perhubungan, Jumat (3/11/2017).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melantik tiga Direktur Jenderal (Dirjen) baru di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Ketiga dirjen tersebut adalah Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, dan Dirjen Perkeretaapian.

Irjen Polisi Budi Setiyadi sebagai Dirjen Perhubungan Udara dan R Agus H Purnomo sebagai Dirjen Perhubungan Laut. Di samping itu, Zulfikri dilantik sebagai Dirjen Perkeretaapian.

Dalam sambutannya, Budi meminta agar para pejabat itu segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tugas barunya.

Tidak lupa Budi juga meminta para Dirjen yang baru di lingkungan Kemenhub tersebut untuk tidak menyalahgunakan wewenangnya dan melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Pasalnya, jabatan tersebut merupakan amanat yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh.

"Tidak bosan-bosan saya berpesan, segala bentuk penyimpangan kewenangan akan diberikan sanksi tegas dan dihadapkan kepada penegak hukum," ujar Budi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat (3/11/2017).

Oleh karena itu, Budi meminta kepada para pejabat yang baru dilantik agar dengan sungguh-sungguh menjaga amanat. Caranya adalah dengan tidak melakukan tindakan yang melawan hukum.

Tidak hanya itu, Budi juga berpesan agar para Dirjen yang baru tersebut dpat segera melakukan persiapan dan pelayanan transportasi yang sebaik-baiknya. Hal ini mengingat periode libur Natal dan Tahun Baru akan segera disongsong.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

Rilis
Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X