Ikuti Perintah Jokowi, RI Jualan Produk Kelapa Sawit di Timteng dan Afsel

Kompas.com - 03/11/2017, 18:34 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam acara Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) di Bali Nusa Dua Conference Center, Bali, Jumat (3/11/2017). KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam acara Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) di Bali Nusa Dua Conference Center, Bali, Jumat (3/11/2017).
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorErlangga Djumena

NUSA DUA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan, pihaknya membuka pasar baru ekspor produk kelapa sawit  ke  Timur Tengah dan Afrika Selatan.

Sebelumnya, produk kelapa sawit Indonesia mempunyai pasar ekspor di India, China, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Pakistan.

"Sesuai perintah Presiden, buka pasar di Timur Tengah dan Afrika Selatan untuk mulai dengan jualan produk kelapa sawit," ujar Enggartiasto dalam acara Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) di Bali Nusa Dua Conference Center, Bali, Jumat (3/11/2017).

Mantan Ketua Real Estate Indonesia ini mengatakan, Indonesia akan fokus mengekspor produk turunan dari kelapa sawit ke negara-negara pasar baru, seperti minyak goreng. 

Baca juga: Jokowi Keluhkan Resolusi Parlemen Norwegia Soal Kelapa Sawit

Seorang pekerja berdiri di atas tumpukan kelapa sawit di atas truk di daerah perkebunan kelapa sawit di Pelalawan, Riau, 16 September 2015.AFP PHOTO / ADEK BERRY Seorang pekerja berdiri di atas tumpukan kelapa sawit di atas truk di daerah perkebunan kelapa sawit di Pelalawan, Riau, 16 September 2015.
Oleh karena itu, Enggartiasto meminta kepada pengusaha industri kelapa sawit untuk kembali mengolah kelapa sawit menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

"Kalau mau ya kami fokus (ekspor) hilir. Karena kami ingin ada nilai tambah. Saya bilang ke industri agar tidak hanya jual produk mentah, tetapi yang sudah diolah. Pokoknya, kita dorong mereka (pengusaha industri kelapa sawit) untuk kembangkan produk turunannya," kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum Gapki, Joko Supriyono menyebutkan tahun ini ekspor CPO dan produk turunannya mencapai 30 juta ton.  "Itu naik signifikan dari tahun lalu sebesar 24 juta ton. Ekspor sampai September juga meningkat 20 persen," kata dia.

Sekedar informasi saja, tahun 2016 kelapa sawit dan produk turunannya menyumbang nilai ekspor sebesar 17,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 240 triliun, naik 8 persen dari tahun sebelumnya.

Kompas TV Manfaat Kelapa Sawit untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

Rilis
Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X