Bangun Tol Jakarta-Cikampek II, Waskita Karya Dapat Kredit Rp 5,140 Triliun

Kompas.com - 09/11/2017, 12:00 WIB
Pekerja mengerjakan pembangunan Jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II, di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/10). PT Jasa Marga berencana melakukan penutupan sebagian lajur Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek di sekitar Kilometer 46 mulai Senin (9/10) malam, pada pukul 23.00 hingga 05.00 Wib karena akan ada pemasangan Pier Head jembatan layang proyek pembangunan tol layang Jakarta-Cikampek II (elevated toll). ANTARA FOTO/Risky Andrianto/ama/17 ANTARA FOTO/Risky AndriantoPekerja mengerjakan pembangunan Jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II, di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/10). PT Jasa Marga berencana melakukan penutupan sebagian lajur Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek di sekitar Kilometer 46 mulai Senin (9/10) malam, pada pukul 23.00 hingga 05.00 Wib karena akan ada pemasangan Pier Head jembatan layang proyek pembangunan tol layang Jakarta-Cikampek II (elevated toll). ANTARA FOTO/Risky Andrianto/ama/17
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) memperoleh fasilitas kredit sebesar Rp 5,140 triliun. Kredit ini diperoleh perseroan dari sindikasi sejumlah kreditur perbankan.

Menurut Sekretaris Perusahaan WSKT Shastia Hadiarti dalam suratnya seperti dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/11/2017), perjanjian sindikasi kredit dilakukan pada 7 November 2017 lalu.

Kreditur sindikasi antara lain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, The Bank of Tokyo-Mitsubishi Ltd, dan PT Bank Central Asia Tbk, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Keempat bank tersebut bertindak sebagai Join Mandated Lead Arranger dan Bookrunner. Sementara itu, PT Bank KEB Hana Indonesia, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), dan PT Bank BNP Paribas Indonesia bertindak sebagai anggota kreditur sindikasi.

(Baca: Waskita Karya Targetkan Pembangunan LRT Palembang Rampung Oktober 2017)

"Fasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha utama perseroan dalam rangka pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated," ujar Shastia.

Ia mengungkapkan, kredit diberikan sehubungan adanya kebutuhan dana untuk memenuhi pada pembangunan ruas jalan tol tersebut. Oleh sebab itu, pembangunan akan terpengaruh tanpa adanya pendanaan.

"Apabila transaksi tersebut tidak dilakukan, dapat berpengaruh secara langsung terhadap perseroan sebagai kontraktor pada proyek pembangunan jalan tol tersebut," ungkap Shastia.

Kompas TV Tol Becakayu diharapkan dapat memecah kemacetan di lalu lintas Jakarta - Bekasi.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X