Tokopedia: Jika "E-commerce" Dipajaki, Pedagang akan Beralih ke Media Sosial

Kompas.com - 09/11/2017, 16:24 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan perdagangan elektronik atau e-commerce, Tokopedia meminta pemerintah untuk memikirkan ulang terkait pengenaan pajak pada transaksi di e-commerce.

Chief Of Staff Tokopedia, Melissa Siska Juminto mengatakan, salah satu dampak dari pengenaan pajak adalah penjual akan beralih menjual barang ke sosial media, seperti Instagram.

Menurut dia, jika hal tersebut terjadi, akan semakin menyulitkan pemerintah untuk mencatat transaksi.

"Kalau misalnya dikenakan biaya, semua merchant (penjual) bakal kabur jualan di platform lain, sosial media misalnya. Di situ (sosial media) kan dari sisi keamanan lebih kurang, karena memang tidak dijual untuk jualan. Dari sisi transaksi, data atau pajak, akan lebih susah, karena mereka bukan perusahaan Indonesia juga," ujar Melissa di Gedung D.Lab, Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Meski demikian, Melissa menuturkan, perusahaan tetap mendukung kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Akan tetapi, kebijakan tersebut harus mendukung kelanjutan e-commerce di Indonesia.

"Dari sisi itu kami ingin pemerintah bisa membuat peraturan yang lebih adil ke semua belah pihak," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jendaral Pajak akan mengenakan pajak pada setiap transaksi jual beli di e-commerce. Pengenaan pajak tersebut akan tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) baru.

Pengenaan pajak e-commerce merupakan salah upaya untuk mengejar penerimaan negara dari pajak. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.