Gandeng Primkopau, Grab Sediakan Taksi Online di Bandara Husein Sastranegara

Kompas.com - 10/11/2017, 14:06 WIB
Antrean armada GrabCar di jalur satu Terminal 1B Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (24/10/2017). Layanan taksi online dari Grab di bawah naungan Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) resmi beroperasi mengangkut penumpang di Bandara Soekarno-Hatta per hari Senin (23/10/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Antrean armada GrabCar di jalur satu Terminal 1B Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (24/10/2017). Layanan taksi online dari Grab di bawah naungan Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) resmi beroperasi mengangkut penumpang di Bandara Soekarno-Hatta per hari Senin (23/10/2017).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyedia layanan ride sharing atau taksi online Grab sekarang telah resmi hadir di bandar udara Husein Sastranegara, Bandung. Izin untuk beroperasi di bandar udara tersebut diperoleh melalui kerja sama dengan Primer Koperasi Angkatan Udara (Primkopau) Husein Sastranegara.

Kerja sama tersebut disepakati pada Selasa (7/11/2017) lalu dengan ditandatanginnya memorandum of understanding (MoU) oleh Danlanud Husein Sastranegara, Kolonel M. Iman Handojo dan Bussiness Development Director, Grab Indonesia, Bayu Seto.

“Melalui kerja sama ini, Grab juga menjadi official transportation partner untuk perhelatan Bandung Air Show yang akan digelar selama empat hari di kawasan Lanud Husein Sastranegara Kota Bandung pada tanggal 9 – 12 November,” terang Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kamadibrata dalam e-mail ke Kompas.com, Jumat (10/11/2017).

hi Dengan adanya kerja sama tersebut, maka penumpang yang mendarat di sana juga memiliki pilihan transportasi lain, yakni Grab.

Baca juga : Ini Tarif Batas Atas dan Bawah Taksi Online di Peraturan Baru

Primkopau sendiri turut ambil bagian dalam proses pengelolaan armada Grab yang mendapat izin resmi masuk bandar udara Husein Sastranegara. Saat ini belum diketahui berapa banyak armada Grab yang diperbolehkan beroperasi di sana.

Sebelumnya, Grab juga melakukan langkah serupa di bandar udara Soekarno Hatta, Jakarta. Agar bisa beroperasi resmi, perusahaan asal Malaysia itu menggandeng Induk Koperasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Inkoppol).

Di Soekarno Hatta, Grab rencananya diperbolehkan memasang tujuh titik penjemputan yang tersebar di seluruh terminal. Armada Grab khusus bandar udara tersebut menggunakan kendaraan yang ditempel stiker khusus Inkoppol dan dikenai tarif tambahan berdasarkan zona tujuan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X